Nasehat Ibn Athaillah Tentang Urusan Dunia
أَرِحْ نَفْسَكَ مِنَ التَّدْبِيْرِ فَمَا قَامَ بِهِ غَيْرُكَ عَنْكَ لَا تَقُمْ بِهِ لِنَفْسِكَ
"Istirahatkan dirimu dari (sibuk) mengatur urusan (duniawi). Apa yang telah diatur oleh selainmu (yakni Allah) untukmu, jangan engkau repotkan dirimu untuk mengaturnya sendiri." [Al-Hikam, Pasal 4]
Ibn Athaillah As-Sakandari mengajarkan kita untuk menenangkan hati dengan tidak berlebihan dalam mengatur urusan dunia. Namun bukan meninggalkan ikhtiar, tetapi tidak menjadikan diri seolah-olah pengendali penuh atas segala hal. Karena pada hakikatnya, ada ketentuan Allah yang sudah berjalan tanpa perlu kita paksa atau atur. Kegelisahan sering muncul bukan karena kurangnya usaha, melainkan karena hati terlalu ingin memastikan hasil sesuai keinginan. Maka sikap terbaik adalah tetap berusaha dengan sungguh-sungguh, namun menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Allah. Apa yang telah ditetapkan untuk kita tidak akan tertukar, dan apa yang bukan milik kita tidak bisa dipaksakan. Di situlah letak ketenangan: ketika kita mampu berikhtiar tanpa gelisah, dan menerima tanpa keluh.














