TUGAS RESUME PERKULIAHAN KE-4 MATA KULIAH FILSAFAT ISLAM
Nama : Putra Surya Setiawansyah
Nim : 11210511000001
Kelas : Jurnalistik 3A
Dosen : Drs. Study Rizal LK. M.Ag
Pada tanggal 28 september ,pertemuan ke 4 bapak Drs. Study Rizal LK. M.Ag,
Pertama beliau mengadakan presentasi via Grup wa,yang dimana para rekan rekan saya menjelaskan presentasi secara hikmat di grup tersebut,yang dimana menjelaskan tentang filsafat,dilanjut sesi tanya jawab setelah presentasi tersebut.
Adapun pembahasan yang saya dapat kutip melalui kesimpulan pada grup tersebut yaitu:
Al-Kindi adalah seorang polymath Arab yang dianggap sebagai filsuf besar pertama dunia Islam. Dia meletakkan dasar untuk sintesis baru filsafat Platonis, Aristotelian dan Neoplatonik ke dalam satu pandangan filosofis yang dikenal sebagai filsafat Andalusia. Perspektif baru ini mulai berpengaruh di Eropa pada masa mahasiswa Al-Kindi, Averroes dan meletakkan beberapa gagasan penting yang kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Thomas Aquinas.
Dalam milenium peradaban Islam, Al Kindi adalah salah satu filsuf besar pertama. Dia mengalihkan fokus dari pemikiran Aristoteles ke ide-ide Al-Qur'an - yang menunjukkan bahwa Islam selalu menghargai pengetahuan dan sains.
Filsafat Islam secara fundamental mengubah cara berpikir para pemikir Barat saat ini tentang hubungan antara sains, budaya manusia, dan identitas manusia. Seperti semua inovator hebat, mereka terus merintis, meskipun melalui perjalanan yang agak rumit. Mereka membawa warisan mereka dengan martabat, kehormatan dan kebanggaan.
Sehubungan dengan perjalanan ini, Al Kindi menonjol sebagai salah satu dari orang-orang pemberani yang berinovasi; dengan ini kami menganggapnya sebagai salah satu pemikir terbesar dalam Filsafat Islam serta salah satu yang mengilhami banyak orang cerdas dan menempatkan sejarah di dalamnya.
Abu Yusuf Ya'qoub Al Kindi (abad ke-8), bukanlah nama yang biasa dikenal dalam filsafat Islam. Namun, pria ini diakui sebagai salah satu tokoh pendiri utama dalam banyak perkembangan filosofis dan ilmiah Islam. Dia terpesona dengan karya-karya Aristoteles, tetapi ingin menggunakan akal dan logika untuk menghilangkan kontradiksi yang tidak sehat. Dia memulai karyanya dalam ilmu saraf, matematika, dan fisika dengan mengutip Aristoteles.
Sekian yang saya dapat saya sampaikan kurang lebihnya mohon maaf,Terima kasih ya pak