Lelah Yang Berbuah Surga
Rabu, 12 April 2017/15Rajab 1438H Masjid Al Murabbi Ust. Abu Rabbani 😊 TADABBUR QS. AL-BALAD[90] *Ayat 1-4* Allah bersumpah bahwa telah menciptakan manusia yang akan senantiasa berada dalam kesusahpayahan. Tidak hanya di dunia, tapi juga di akhirat. Di akhirat manusia akan bersusah-payah, yaitu untuk meminta syafaat kepada para nabi dan rasul. Di antaranya meminta syafaat kepada: 📩 Nabi Adam as., tapi beliau menolak karena telah memakan buah yang diharamkan oleh Allah. 📩 Nabi Ibrahim as., namun beliau pun menolak memberi syafaat karena selama hidupnya pernah 'berbohong' sebanyak 3 kali. 📩 Singkat cerita, sampailah manusia itu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Dan Rasulullah pun meminta ampunan Allah atas umatnya, bersujud kepada Allah hingga Allah mengabulkannya. Manusia akan senantiasa bersusah-payah, dan kesusahan itu hanya akan berakhir saat kaki mereka telah _menginjak Surga_. *Ayat 5-7* Ayat ini menceritakan dua orang manusia; Abu Asysyad (?) yang dikenal sangat kuat di masa tersebut, dan sombong atas kekuatannya; dan Harist bin 'Alil (?) yang sangat kaya. Atas kelebihan tersebut, mereka malah berusaha untuk memadamkan cahaya Islam, dakwah Islam. Orang-orang seperti mereka akan selalu ada dalam setiap masa, baik yang sembunyi maupun terang-terangan. Tapi sungguh, cahaya dan dakwah Islam tidak akan pernah hilang bahkan redup. *Ayat 8-9* Allah mengingatkan dan mengajak manusia untuk memikirkan potensi yang telah Allah berikan padanya, yaitu mata, lidah, dan bibir. 🙈 *Mata* 👉🏼Untuk melihat kebesaran, karunia, & hal-hal yang Allah ridhoi, untuk membantu manusia dalam aktivitasnya. Tapi ingat bahwa sepasang mata itu dilengkapi dengan *sepasang kelopak mata*, agar manusia dapat mengendalikannya, menutupnya saat dihadapkan pada hal-hal yang diharamkan oleh Allah. 🙊 *Lidah* 👉🏼 Untuk mengatakan hal-hal yang diridhoi dan akan mendatangkan Ridho Allah, untuk berdakwah. Tapi ingat bahwa lidah pun dilengkapi *sepasang bibir* , agar dapat menjaga lisan untuk tidak mengucapkan hal yang sia-sia. 💎✨ Dunia adalah perhiasan ✨💎 Sehingga wajar jika ia membuat manusia tertarik. Asalkan *jangan Cinta dunia secara berlebihan*! *Ayat 10-11* Allah telah menunjukkan kepada manusia dua jalan, yaitu jalan kebajikan dan kejahatan. Tetapi banyak yang tidak mau mengambil jalan yang baik. Jalan manapun, baik dalam ketaatan maupun kesesatan, itu sama-sama jalan yang mendaki dan sukar. _*Jadi, kenapa tidak memilih jalan taat dan taqwa saja?*_ ☺ *Ayat 12-18* Jalan yang mendaki dan sukar (jalan yang benar) itu dapat ditempuh dengan cara: 💚 Melepaskan perbudakan, membebaskan umat manusia dari belenggu kesulitan, kemiskinan, kebodohan, kesesatan. 💚 Memberi makan & menyantuni anak yatim, utamanya yang memiliki hubungan kekerabatan. 💚 Memberi makan fakir, miskin, dan miskin yang sangat fakir. 💚 Saling menasehati untuk bersabar dan berkasih sayang. 💚 Menyertai segala amalan tsb dengan keimanan. Mereka termasuk ke dalam golongan kanan, yaitu orang-orang yang mengambil catatan amalan dengan tangan kanan (penghuni surga). *Jika tanpa keimanan, maka meskipun ia melakukan segala amalan baik ia hanya mendapat manfaatnya di dunia, tidak di akhirat.* *Ayat 19-20* Orang-orang kafir yang mengingkari ayat-ayat Allah adalah golongan kiri & berada dalam neraka yang *ditutup rapat-rapat*. _Bayangkan... Panasnya api yang ada dunia hanyalah 1/70 panasnya api neraka. Na'udzubillah_ ✨⏰INGAT ⏰✨ Jika kita merasa lelah dalam beribadah, dalam berbuat baik... Ketahuilah, bahwa bermaksiat pun melelahkan! Karena memang dunia adalah tempat berlelah-lelah, dan manusia memang diciptakan bersusah-payah. _Berlelah-lelah lah di jalan Allah._ _Berlelah-lelah lah, dan pastikan lelah kita berbuah *Surga*..._ ☺☺☺☺












