Sebuah Nama.
Apa hal yang harus di persiapkan saat masa kehamilan? Nama anak. Terlihat mudah memberikan sebuah nama, tapi, percayalah, butuh waktu agak lama untuk menemukan nama yang pas.
Nama adalah sebuah doa. Didalamnya terselip harapan kita tentang bagaimana ia tumbuh nantinya. Diluar itu, aku juga berfikir sebuah nama haruslah bagus, agar anakku tak terbully atau malu atas namanya kelak.
Lalu, syarat yang lain saat memberikan nama adalah; enak dibaca. Sepele? Tapi memang begitu menurutku. Nama yang bagus adalah nama yang enak saat disebutkan. Mangkanya, aku memberikan 3 suku kata pada anakku. Kenapa harus 3? Entahlah, hanya enak aja.
"Ayesha Silmeria Jasmine".
Ayesha aku ambil dari nama Istri Rasulullah SAW, yaitu Aisyah. Jika diartikan, artinya adalah 'kehidupan yang baik'. Selain agar dia memiliki sifat seperti istri Rasulullah, kuharap dia memiliki kehidupan yang jauh lebih baik daripada kehidupan yang dimiliki ibunya.
Silmeria sendiri adalah seorang karakter game yang memiliki jiwa tangguh dan pembela kebenaran. Nama ini diberikan oleh ayahnya. Sama seperti orangtua lain, dia ingin anaknya menjadi wanita yang kuat dan gigih.
Nama terakhir yang kita sematkan adalah Jasmine. Berasal dari nama bunga; Putih, bersih dan wangi. Saat menyematkan nama yang sama dengan apa yang kupunya, terselip doa agar kelak dia sepertiku dalam menjalani cobaan. Meski, aku selalu berdoa agar jalan hidupnya tak sama denganku.
Sejak 1 Maret 2019, anakku lahir ke dunia. Dan saat itulah, semua pengharapan yang kami sematkan dalam sebuah nama, telah menjadi milik dia seutuhnya.







