Bergegaslah, beranjak dari diammu
Karena rinduku sedang memburumu
Pertigaankekiri
seen from India

seen from Israel
seen from Hong Kong SAR China
seen from China

seen from Canada

seen from United States

seen from Canada
seen from United States

seen from Germany

seen from United States
seen from Germany

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
seen from Netherlands
seen from India
seen from Estonia
seen from Japan

seen from United States
Bergegaslah, beranjak dari diammu
Karena rinduku sedang memburumu
Pertigaankekiri
Karena kamu
Sekarang aku menunggu pagi
Dulu aku meminta waktu berhenti saat malam
Saat malam rasaku tenang
kini aku bergegas untuk pagi
Karena kamu di sana
Kini aku bergegas untuk siang
Karena kamu disana
Kini aku bergegas untuk malam
Supaya kamu bisa merebahkan badan mu
Aher-16 des 2024
Dan pesan itu tak kunjung lagi dibalas. Allah, benarkah sudah berakhir?
Namun, maafku belum tersampaikan dengan baik
Mohon, sampaikanlah
karena Engkau-Sang Rahim punya caranya
04 Rajab 1445 H
Tidak apa berhenti sejenak, karena butuh ancang yang panjang untuk sampai digaris terdepan. Anggap saja kita bersiap melesat bak anak panah yang lepas dari busur sang tuan. Dengan gagah menghentak segala dinginnya ragu dalam lamunan. Tentang kita yang tak henti henti merenungi gagap kepayahan. Padahal masih banyak hal yang semestinya menjadi gebyar beratnya perjuangan. Cukuplah menilai hidup yang seolah tak pernah lepas dari penat dan kekacauan. Kita masih belum mahir menemukan setiap celah sebagai bentuk pembelajaran.
Cobalah meratapi betapa setiap kesempatan yang kita miliki adalah nilai yang berharga. Hidup yang sering kita keluhkan bisa jadi adalah kehidupan impian beberapa manusia. Meyakinkan diri bahwa tak semestinya kesulitan menutup naluri hati untuk berwibawa. Tentang asa yang tak lagi mengendap dalam lara, dibiarkan ia untuk terbang bebas melanglang buana. Berharap menemukan peraduan yang tak sekedar jadi persinggahan tapi rumah yang nyata. Semoga setiap sayap yang patah, mampu sembuh dan dikepakkan selaksa ombak mendebur palung gelap dan hampa.
Mencari kesempurnaan adalah menghempas segala hal yang takkan pernah menjadi kekal. Diantara seruan yang didengungkan, sepenuhnya hanya jadi suara bising yang bengal. Jika pagi datang dan petang hilang, sukmamu masih saja berlaku brutal. Pada hidup yang semestinya saling menguatkan bukan meninggalkan, berhentilah memburamkan nalurimu yang berakal. Hiduplah dengan merengkuh berbagai hal yang engkau benci ataupun cintai, niscaya engkau mampu menemukan arti disetiap gagal. Hingga kerumitan tak lagi jadi misteri yang diperdebatkan seolah ia adalah hal paling sakral.
Mari kembali memulai, usai letih berbenah dan mengakhiri. Berbagai sesak yang menjamu telah mampu terobati. Bukan lagi sedu yang sepatutnya dihidangkan, melainkan ranum tawa yang membentur sunyi. Bagaimana kita berupaya mencipta siasat cerdik yang melarung segala perasaan jahat meninggalkan sanubari. Ternyata semuanya hanya menunggu dirimu, yang sepenuhnya memegang kendali. Atas tujuan yang bersiap ditempuh, setulusnya setiap perjumpaan dan perpisahan adalah serah terima sebuah kemudi. Mempersilahkan sang tuan bergegas lalu berlari mengejar cita dan cinta dari mimpi.
Bergegas
Kamu sepertinya suka sekali bergegas, Meninggalkanku Kamu sepertinya suka sekali bergegas, Bahkan hujanpun meninggalkan bekas Kamu tidak
Bergegas
Perjalanan sudah mendekati persimpangan yang selanjutnya. Terlalu banyak yang harus dipersiapkan. Mempersiapkan kemampuan diri sejauh mungkin sebelum kelak sudah mulai menempuh hidup nun-jauh disana tanpa manusia yang sama. Kehidupan yang sebenarnya. Bukan lagi perihal kenyamanan, tapi masalah ketahanan. Bukan lagi perkara kepandaian, tapi bagaimana cara kita menyelesaikan suatu permasalahan. Setahun kedepan bisa jadi akan menghabiskan kenangan yang hebat, mencetak sejarah, dan mulai mencoba
pergi jauh, hingga namamu lepas.
bergegas.
-Ananta, penulis namamu dalam ingatan, 19 Oktober 2016
Pengennya sih cruising naik motor, eh malah deraa kali ini hujan. #touringgagal #bergas #bergegas #balikjogja