Dingin-dingin gini enaknya makan sesuatu yang gurih, pedas, dan tak ketinggalan disajikan waktu masih hangat. Aduh, admin jadi laper nih.
Kalian pasti sudah tidak asing dengan ikan satu ini bukan? Yap! Salah satu ikan endemik Sungai Brantas yang juga menjadi maskot Kota Mojokerto selama puluhan tahun ini kini hadir disulap menjadi botok rengkik. Terdengar sedikit asing di telinga, namun kalian wajib cobain kuliner satu ini ketika berkunjung ke kota Mojokerto.
Ikan yang memiliki nama latin Hemibagrus Nemurus ini terkenal memiliki daging yang lembut dan manis. Bercampur dengan bumbu khas botokan yang memanjakan lidah, dijamin bikin kalian terus pengen nambah!
Kuliner ini cocok dimakan di waktu kapanpun. Deengan ditemani nasi putih yang masih hangat atau dipadu padankan dengan nasi jagung juga oke. Tapi kalian perlu berhati-hati ketika memakannya ya, karena ikan endemik brantas ini memiliki cukup banyak duri di dalamnya.
Perlu kalian ketahui, populasi ikan rengkik di sungai brantas tepatnya yang berada di kota Mojokerto terus mengalami penurunan, bahkan hingga diambang kelangkaan. Penyebabnya beragam, salah satunya yaitu karena kondisi perairan yang sudah tidak mendukung ikan untuk terus hidup berkembang biak didalamnya. Baik karena perairan sungai yang keruh, perburuan ikan dengan cara yang salah membuat populasinya kian merosot.
Kesadaran diri diperlukan, kita bisa turut membantu melalui tindakan kecil dengan tidak membuang sampah dan segala bentuk limbah sembarangan di sungai, menanam pohon di sekitar sungai. Dengan begitu kita turut berpartisipasi dalam konservasi air, menjaga keberadaan serta keberlanjutan sumber daya air.
Tak hanya demi ikan dan biota lain yang ada di dalamnya saja, melainkan untuk kita juga generasi yang akan datang.