Kota Mojokerto, kota yang terkenal akan tradisi dan budayanya.
Mojokerto diyakini merupakan tempat berdirinya kerajaan Majapahit, salah satu kerajaan tersohor yang ada di Indonesia pada masa lampau. Banyak peninggalan dari kerajaan Majapahit yang ditemukan di kota Mojokerto. Mulai dari benda bersejarah, tempat, bangunan, seni, hingga budayanya.
Upacara Adat Temu Manten Mayang Kubro merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat Mojokerto yang masih bertahan hingga kini. Upacara adat ini diangkat dari perpaduan antara nilai tradisi Jawa atau Mojopahit dengan nilai Islami.
Kata Mayang diambil dari kebesaran nama Raden Wijaya pada saat penobatan menjadi raja Majapahit menggunakan mahkota dengan nama mayang mekar. Kubro bermakna agung, biasa dikaitkan dengan kegiatan ritual yang bernuansa Islam.
Upacara adat tersebut berlangsung dengan mengenakan pakaian adat yang juga merupakan hasil akulturasi budaya yang berkembang sejak abad 13 hingga kini. Pakaian adat tersebut dikenal dengan nama pakaian adat Mojoputri. Adapun tata rias yang digunakan bernama tata rias Pengantin Mojoputri Sekar Kedaton. Dengan ciri yang mencolok, tata rias ini mengikuti corak dandanan jaman Mojopahit, jaman kebesaran Islam Demak, Mataram dan jaman penjajahan Belanda.
Upacara adat Mayang Kubro dari Kabupaten Mojokerto ini pernah berhasil menjadi penyaji terbaik pada festival upacara adat se-Jawa Timur yang berlangsung di Surabaya.