Saya punya banyak dosa, saya mengakui hal tersebut dengan sepenuh hati, Dikarenakan sudah terlalu banyaknya dosa yang telah saya perbuat, saya sendiri bahkan telah lupa dosa apa saja yang pernah saya perbuat.
Saya sering berbuat sewenang-wenang kepada orang lain, terutama terhadap orang yang kelihatan lebih lemah secara fisik maupun secara rohaniah. Dikarenakan sudah terlalu banyaknya perbuat saya yang sewenang-wenang, saya sendiri bahkan tidak mengingat siapa saja orang yang pernah menjadi korban dari kesewenang-wenangan saya.
Saya sudah terlalu banyak berutang, baik berutang budi, maupun utang secara material. Karena sudah terlalu banyak orang yang saya utangi, saya bahkan lupa siapa saja orang yang memiliki piutang terhadap saya.
Saya sudah terlalu banyak kehilangan orang-orang yang pernah ada di hidup saya, baik kehilangan dikarenakan yang bersangkutan pergi untuk selamanya, kehilangan karena status yang telah berubah, kehilangan karena kesibukan masing-masing, kehilangan kepercayaan dan unsur-unsur lain yang menyebabkan saya kehilangan mereka. Mereka yang saya maksud tidak lain adalah keluarga besar, teman, sahabat, bahkan kekasih.
Melalui tulisan ini saya mencoba untuk menebus kesalahan saya, terlepas dari apapun dosa yang pernah saya perbuat, siapapun orang yang sakit hati lantaran saya pernah berbuat sewenang-wenang kepadanya, maupun seberapa besar utang yang pernah saya tinggalkan kepada mereka.
Jumlah usia saya memang sudah banyak, tetapi jumlah sisa usia hanya tinggal sedikit, saya tahu kematian tidak jauh dari depan mata saya. Mungkin beberapa tahun, beberapa bulan, beberapa minggu, beberapa hari, beberapa jam, beberapa menit atau bahkan beberapa detik setelah catatan ini saya tinggalkan saya belum tentu masih ada di dunia ini. Sudah terlalu banyak kesempatan yang diberikan oleh Tuhan, maupun orang-orang biasa kepada saya dengan tujuan saya berubah ke arah lebih baik, namun sampai saat ini hal tersebut tidak pernah terjadi. Saya melalaikan segala kesempatan yang diberikan, bukannya memperbaiki, saya hanya melakukan pengulangan terhadap kesalahan yang sama, atau lebih parahnya mungkin tanpa saya sadari, saya malah memperburuk kesalahan yang telah saya lakukan.
Untuk itu saya mohon kepada Anda yang membaca, siapapun Anda, jika anda mengenal saya, tolong tunjukkan tulisan ini, terutama kepada keluarga inti saya, lalu biarkan mereka menunjukkan kepada keluarga besar saya. Kemudia tunjukkan kepada orang-orang yang menurut Anda pernah ada di kehidupan saya, lalu biarkan catatan saya ini sempat disebarkan dan dibaca oleh mereka, entah itu teman, mantan teman, sahabat, mantan sahabat, mantan kekasih, para guru dan para dosen yang telah membagikan ilmunya kepada saya.
Tulisan ini saya buat dengan sebenar-benarnya, semoga dosa saya diampuni, kesewenang-wenangan saya dimaafkan, dan utang-utang saya apabila usia saya masih cukup dan saya diingatkan saya bisa membayarnya. Terima kasih untuk Anda yang sempat membaca, menyebarkan dan membantu saya menebus kesalahan saya, sehingga apabila saya benar-benar pergi untuk selamanya saya tidak meninggalkan kesan buruk kepada mereka, dan saya bisa beistirahat dengan tenang, tanpa punya musuh dan orang yang tidak menyukai saya. Ini adalah asli merupakan tulisan saya, bukan dibuat-buat, bukan juga karena username saya diretas orang. Selamat tinggal dan semoga saya sempat berjumpa dengan Anda, di lain kesempatan.