Kematian adalah Kebenaran Dalam satu bulan terakhir ini, mendapat kabar kematian bertubi-tubi. Dengan sebab-musabab yg beragam; bencana, sakit, covid, kecelakaan lalulintas, dan umur tua. Kemarin malam, tetangga meninggal dan baru tadi siang prosesi pemakaman nya. Menghadiri dalam prosesi itu, mengingat kan kembali tentang 'mati itu pasti.' Innalillahi wainna illaihi rojiun. Saya coba telusuri ayat Al-quran, ternyata banyak ayat menyebutkan tentang kematian, salah satu nya di surat Annisa ayat 78 bunyinya 'aina mā takụnụ yudrikkumul-mautu walau kuntum fī burụjim musyayyadah' kira-kira artinya 'di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu.' Kematian adalah sebuah kebenaran, jadi kebenaran tentang mati itu, tidak menunggu dibenarkan orang. Seandainya kita tidak percaya akan mati, niscaya peristiwa kematian juga tetap terjadi. Orang yang takut mati pun kelak juga akan mati. Dengan begitu mati itu peristiwa biasa. Semua yang hidup akan mengalaminya. Dengan belajar dari peristiwa kematian setidaknya kita jadi diingatkan; apa saja boleh dilakukan oleh manusia, tetapi harus ingat semua juga akan ada akhirnya (kematian). Hal lain nya, yg saya baca dalam Al-quran, semua hal akan ditinggalkan (setelah kematian) kecuali iman dan amal saleh. Terus apa yg dimaksud iman dan amal saleh itu? Jawaban para ulama pasti panjang , barangkali kalau saya ringkas, itu semacam menjadi manusia baik, yakni yang bermanfaat bagi orang lain. Wallohualam. #catatanngabuburit #catatancinta #catatankematian #catatanhidup #doabaik #senyumkecil https://www.instagram.com/p/CNzincFgUsX/?igshid=1jwannpw6kzo0













