"Kriiiiiiing" suara bel berbunyi nyaring memenuhi seluruh penjuru sekolah, jam menunjukan pukul 07.00, sesuai jadwal, sekarang waktunya jam pertama dimulai. Namun, tidak terlihat anak-anak berlarian masuk kelas takut terlambat. Mereka berjalan santai seakan tidak mendengar bel berbunyi. Ruang kelas pun masih kosong, baru ada satu dua murid yang hadir, itupun sekadar menyimpan tas kemudian pergi lagi. -- Beranjak ke ruang guru, tidak ada satu guru pun di ruangan. Mengingat di kelas pun mereka tidak kelihatan, sepertinya memang belum ada yang datang. -- Dari pintu gerbang sekolah terlihat Pak Dani datang, berjalan dengan sedikit memanjangkan langkah, seperti tergesa-gesa. Pak Dani berteriak lantang "Ayo masuk kelas semuanya!!". Mendengar teriakan itu murid-murid yang sedang asik bergerombol segera membubarkan diri, satu persatu bangkit menuju kelas mereka masing-masing. -- Pak Dani terus berkeliling ke seluruh penjuru sekolah meminta para murid untuk segera masuk kelas. Dari pintu gerbang murid-murid masih berdatangan padahal jam sudah menunjukan Pukul 07.21. Pak Dani tahu mereka terlambat, tapi dia tidak dapat berbuat apa-apa. -- Pernah Pak Dani coba menghukum mereka yang terlambat, tapi sebuah pertanyaan dari salah satu murid membuat Pak Dani kehilangan kata-kata, murid itu bertanya "Pak, kenapa hanya kami yang dihukum karena terlambat, bukannya banyak juga ibu bapak guru datang terlambat?". Ah, Pak Dani tidak tahu harus menjawab apa. -- Terkadang Pak Dani bingung dengan Madrasah ini. Ingin jumlah murid terus bertambah banyak, sampai segala cara dilakukan. Tapi, ketika murid sudah masuk, mereka tidak dipedulikan, dibiarkan terbengkalai. Para guru datang terlambat, mengajar seadanya yang penting hapus kewajiban, pun kelas-kelas yang dibiarkan kosong. -- Padahal murid-murid ini adalah calon pemimpin, generasi penerus bangsa yang seharusnya mendapat didikan dan pengajaran. Mereka adalah batu akik mentah yang harus terus diasah. Mereka adalah intan permata yang harus tahan menghadapi panas dan tekanan dari inti bumi. Murid-murid haruslah ditempa, dibina, diuji, dan didik agar menjadi calon pemimpin yang berkualitas. -- #sekolah #madrasah #pendidikan #ceritapakdani https://www.instagram.com/p/B1aLKv8gLdR/?igshid=2msnm0dbv09s













