Tuhan, tinggal bilang aja kalo emang panggilan hidup gue selibat / tidak menikah. Kenapa gue harus merasakan cinta terlarang untuk yang kedua kalinya.
Yg pertama karena beda agama.
Yg kedua, agamanya sama, tapi statusnya sudah menikah. Oh Tuhan ampuni hati ini yg kesana kemari, long story has come!! Gue gak bisa cerita ke siapa2, persis seperti cinta terlarang yg pertama. Semoga tumblr menjadi tempat yg baik untukku menumpahkan cerita2 yg tidak terbayangkan ini.
Sepertinya yg kedua ini akan berlangsung lebih sakit dan lebih mendebarkan karena akan berlangsung sangat lama, kalau gue tidak resign.
Iya, dia adalah atasan gue sendiri. Oh Tuhan persis drama korea gini. Di departemen gue, krn baru hidup kembali, jadi baru 2 org, tak lain dan tak bukan ya hanya gue dan atasan gue. Atasan gue dulunya juga bukan dari departemen ini. Apa lagi gue? Seorang fresh graduate apalah2 yg menyibukkan diri mengapply lamaran dari jobstreet, bener2 ngga kebayang gue akan berada di situasi skrg, departemen yg mencoba hidup kembali, tapi isinya bukan orang2 yg ud berpengalaman, apa maksud Tuhan? Situasi seperti ini menuntut kita berdua untuk selalu intens bertemu untuk membahas kerjaan, bukan bertemu lagi, tinggal dongak ke kiri dari meja kerja gue, udah keliatan. Sedekat itu skrg, semudah itu melihat orang yg gue suka, karena yg pertama begitu sulit ssekali apa maksud Tuhan?
Gue masih inget first conversation ama dia karena tahap interview kedua itu ya ama dia, dia user gue. Akhirnya gue pun menyadari gue sangat mudah jatuh cinta dengan laki2 yg ENAK DIAJAK NGOBROL. Catat itu, guys. Coba gue mau nanya cewek mana yg kaga jatuh cinta kalo lawan bicaranya org yg sangat asik untuk diajak ngobrol? Akutu mudah gitu.
Dari interview sudah gue bs lihat bhw dia ini orangnya baik (padahal gue yg di interview tapi gue pun bisa memberi penilaian terhadap dia😂) dan gue takjub interview tersebut bisa berlangsung 1 jam tanpa terasa. Cocok bgt sama bapak bosku ini. Dan skrg dia seperti partner gue bgtt dikerjaan, persis seperti sahabat, he share many things that I never knew before, and he listens to every story I share. Oh Tuhan rasanya pengin memantapkan hati ini kalo, ya, gue sudah jatuh cinta, tapi engga bisa.
Sejak interview/first convo gue sudah tertarik namun ternyata sudah ada hiasan menawan yg melingkari jari manisnya 😢😢😢😢
Dan pas kelar interview, gue bilang sama diri gue, "kalo lo keterima disini, wah bakal berat chiq" dan benar aku gol di perusahaan ini. Dia gol juga jadi atasanku. Pas mantab. Selamat menanggung beban berat, sendirian, chiq.