Karena Mengajar
Dulu sewaktu SMA di suatu boarding school, guru-guru kami selalu menganjurkan untuk belajar bersama sepanjang musim ujian. Entah itu mengajar, ataupun diajar. Iklim belajar seperti ini membuat kami saling belajar untuk mengenal potensi sekaligus melatih kesabaran, sabar agar tidak tergesa-gesa untuk segera memahami ilmu.
Lalu hari ini, ada sebuah fakta yang aku sadari dari proses belajar seperti itu. Sahabatku bercerita bahwa ia tiba-tiba dihubungi oleh salah seorang teman yang dulu sering diajarinya. Karena sudah terlalu lama tanpa tukar kabar, ia sempat bingung untuk melakukan percakapan. Hingga si 'teman' yang menghubunginya bercerita tentang alasan dibalik tukar sapa setelah sekian lama itu.
'Tiba-tiba aku teringat padamu di saat aku tengah ujian di perguruan tinggi. Dulu engkau dengan ringan hati mengajari kami saat sulit dan bingung. Namun saat ujian itu, aku hanya bisa menangis karena semua di sekitarku hanya belajar dengan dirinya sendiri'
Lalu sahabatku tersenyum. Sedang aku menahan haru.
10102020










