Rindu itu...
Gelisah bisa saja datang pada setiap hati. Siapa saja pasti mengalami. Berbagai problema kehidupan hadir menghiasi perjalanan setiap makhluk . Al-Qur’an selalu hadir menjadi penyejuk hati bagi setiap pembacanya.
Gelisah pasti ada, namun keterpurukan harus tetap dilawan.
Salah satu hal yang terberat untuk disingkirkan dari hidup adalah sebuah “Kerinduan”. Yup… Tidak semua insane mampu memeliharanya lama-lama, tidak semua insane mampu menjaganya dengan baik, dan tidak semua insane mampu mengendalikannya.
Sebagian dari mereka berusaha mengatasinya dengan berbagai jalan.
Ada yang pasrah dan terus saja berjalan tanpa menghiraukannya dan membiarkan dia berlalu denga sendirinya.
Ada yang berusaha menghadirkan pertemuan entah dengan cara apapun.
Ada yang melampiaskan kepada hal lain.
....
Suara kokok ayam itu tak lagi terdengar. Keadaan seakan berbalik. Jangankan kokok ayam di waktu Fajar, suara Adzan saja sulit untuk terdengar disetiap waktunya.
Bagaimana mungkin rindu tak berkunjung, jika semua keadaan berubah.
Penantian panjang menjemput temu. Berat memang karena Syurga bukan untuk orang yang biasa-biasa saja. Tapi Syurga adalah untuk orang yang mau berjuang mendekat pada Rabbnya.
Bersabarlah kawan. Kita harus bertahan, walau arus deras perjuangan menerjang langkah kita.

















