Aku tau yang jahat itu aku, yang egois itu aku, aku gila perhatian dan waktu agar kita bisa sekedar melepas rindu ,bukan hanya kamu yang seolah-olah sibuk namun memang SEMUA yang salah aku terlalu berlebihan🍃
R.a

seen from Malaysia
seen from Indonesia
seen from China
seen from United States
seen from China
seen from France
seen from T1
seen from United States
seen from China
seen from France

seen from Türkiye
seen from China

seen from United States

seen from United States
seen from Netherlands
seen from South Korea
seen from Germany

seen from United States
seen from Poland
seen from United States
Aku tau yang jahat itu aku, yang egois itu aku, aku gila perhatian dan waktu agar kita bisa sekedar melepas rindu ,bukan hanya kamu yang seolah-olah sibuk namun memang SEMUA yang salah aku terlalu berlebihan🍃
R.a
Membutuhkan banyak atensi sebab eksistensi diri tak layak dihargai.
- Sastrasa
Bagaimana pun keadaannya kita tetap butuh saling mengingatkan. Tentu bukan karena salah satu merasa lebih pintar, melainkan begitulah peduli dan perhatian. Jika kurang jelas, seperti itu sesederhananya kasih sayang. Jika masih kurang jelas, ngobrol aja sini lah.
Terima kasih atas segala perhatiannya.
Perhatian tidak melulu menyoal tentang komunikasi 2 arah, "read" chat doang tanpa membalas termasuk perhatian karena telah meluangkan waktunya untuk membuka room chat ku. Terima kasih perhatiannya.
Mks, 2 September 2020 | 2344
Kadang kita sering nggak sadar kalau ternyata selama ini sudah terlalu cuek sama pasangan karena alasan sibuk mikirin kebutuhan hidup dan yang lainnya... tolong di ingat sebelum benar benar lupa, "perhatian kita terhadap pasangan itu bagian dari kebutuhan hidup dia juga".
-satriautama
Ada yang bilang
Perduli bukan berarti cinta
Tapi kalau orang cinta pasti perduli
Tanpa diminta,
Dia sudah pasti perhatikan dan perdulikanmu
Maaf ya kalau aku sering perhatiin kamu, soalnya aku terlalu paham rasanya terabaikan nyampe ga mau kamu ngerasain hal buruk itu :)
Sebatas Itu.
Kurasa aku tidak pernah benar-benar dicintaimu.
Aku haya kebetulan cukup menyenangkan untuk diajak jalan, berbincang dan bertukar pikiran.
Aku tak mungkin jadi bagianmu.
Aku paham betul kapasitasku.
Kamu hanya butuh afeksi, seorang pendengar dan orang yang dapat memenuhi kebutuhanmu.
Mungkin aku pun sama.
Mungkin aku tak benar-benar mencintaimu.
Hahya kebetulan kamu pria yang lebih perhatian dibanding pria lainnya.
Kita didekatkan oleh intensitas temu dan perhatian yang lebih.
Sebatas itu.