Di penghujung tantangan aku berkisah tentang sabar, mengajarkan alta untuk mau menunggu, karena alta memang inginnya serba cepat apa yang diinginkannya harus dituruti. Tapi sebenernya juga alta sekarang ini adalah anak yang cukup pengertian, ketika keinginannya tidak langsung diikuti, dia tidak pernah sampai tantrum. Mungkin karena dia tau alasannya dan aku dan ayahnya tidak pernah membohonginya.
Ketika alta ingin main di playground transmart sejak beberapa hari yang lalu dan aku mengalihkannya dengan bermain ke rumah eyangnya, dan ku bilang :
gak sekarang karena sekarang sudah terlalu sore, nanti ya sama ayah ke sananya.
Dia menerima dan mengerti.
Kemudian kemarin, dia pun kembali mengajak main di transmart, lalu kubilang :
Nanti bilang dulu ya kak sama ayah, kan ke transmartnya sama ayah, InsyaAllah besok ya.
Dia lagi lagi menerimanya tanpa rasa kesal sedikitpun.
Pada akhirnya tadi siang sebelum tidur siang, dia teringat untuk main ke transmart, lalu kubilang lagi :
Ayahnya lagi bobo kak, kan alta juga mau bobo siang, nanti pas udah bobo siang kata ayah kita main di transmart ya!
Alta pun dengan semangatnya mau tidur siang seperti ayahnya. Lalu alhasil ketika bangun tidur dia tidak mau menunggu lagi karena melihat ayahnya sudah menunggunya bangun tidur. Alhasil alta agak sedikit cranky, tapi karena kami menepati janji ke alta, dia pun tidak ada rasa kesal sama sekali ke mami dan ayahnya, alhamdulillah.
Inilah potret alta yang happy ☺️.
Dan ku ceritakaj bahwa apa yang alta lakukan namanya adalah sabar, mau menunggu dengan baik, karena pada akhirnya sabar akan berbuah manis pada saatnya, MasyaAllah 🥰.