Heterogen
Heterogen adalah sebuah keadaan dimana segala sesuatunya tidak selalu sama, tapi bukan berarti berbeda. Heterogen. ia adalah sebuah keniscayaan yang barangkali harus dimaklumi setiap manusia.
Hidup di lingkungan yang heterogen memaksa saya untuk tau arti dan juga mengaplikasikan apa itu TOLERANSI.
Gerakan dakwah... ia tumbuh bak jamur di musim penghujan hari ini. Bagus sih, tapi yang saya sesalkan adalah masih adanya fanatisme golongan yang menjangkiti manusia dalam motor gerakan dakwah itu.
Saya mau sedikit cerita, barangkali bisa diambil hikmahnya. setidaknya untuk saya sendiri yang menuliskannya heheh *terlalu pede ada yang mau baca tulisan receh saya ini 😆😂
Saya hidup di lingkungan dimana manusia-manusianya mempunyai pandangan prinsip yang berbeda-beda tentang islam *tsaahhh pokoknya gitu
Ada LDII, Tarbiyyah, MTA, NU, Salafy, Islam Kejawen. wedewwwww itu semua ada dalam satu keluarga besar saya guys 😂 bisa kebayang gak kalau semua ngambil benernya sendiri ? waaaaa bisa-bisa perang saudara pecah juga nih. Tapi disini saya bersyukur, saya lahr ditengah keluarga besar yang heterogen. Saya didik untuk toleransi dan tidak selalu ingin benar sendiri.
Tapi semua itu ternyata belum lengkap. Saya lengkapi saat saya masuk kuliah. Tau sendiri kan dunia kuliah kayak apa ?,apalagi masalah ideologi.. beuhhh.
Singkat cerita, saya masuk di berbagai gerakan dakwah di kampus. Tarbiy, HTI, MPI, Salafy Jihadi, bahkan NII pun saya pernah 😂. dan akhirnya saya pun kembali le Tarbiy sebagai kendaraan dakwah saya. ingat ya.. sebagai Kendaraan !! jadi sebagai sarana, Bukan TUJUAN. Sebenarnya saya ikut gerakan dakwah tarbiy semenjak SMA. Begitulah perjalanan singkat saya.
Saya selalu meyakini bahwa setiap gerakan dakwah mempunyai tujuan kebaikan dengan titik berat kebaikan masing-masing. misalnya HTI dengan dakwah khilafahnya, Salafy dengan perbaikan ibadah dan aqidahnya danlainlain. semua ada titik beratnya. walaupun sebenarnya islam itu syumul. mencakup seluruh aspek kehidupan. dari kita membuka mata dan menutup mata. dari ibadah, ekonomi hingga politik. ya islam adalah sebuah sistem kehidupan.
Hari ini kita menyaksikan pemandangan yang menyedihkan, dimana banyak gerakan dakwah yang membenarkan dan merasa paling benar pada apa-apa yang dibawanya.
Semua punya celah. semua punya salah. hanya saja.. kembalilah pada Al Qur'an wa sunnah. itu aja sih.. ntar bakal ketemu titik temunya sendiri. sebab terminasi kita sama kan ? bukankah kita akan diprrtemukan pada titik temu yang sama ? *eh
Closing statementnya adalah.... "Semua harokah atau gerakan dakwah adalah satu. Selama Ia menggunakan Al qur'an dan Hadist sebagai panduan. Dah.. itu aja 😘😘 Be wise yahhh.
1 Februari 2018
















