Kajian tadi sore tentang “Menumbuhkan Sikap Muraqabatullah pada Diri Muslimah” banyak hal yang bisa dipetik sebagai pembelajaran. InsyaAllah nanti ya saya share isinya tentang apa saja 😊 Jazakillah khair Ustadzah Rochma Yulika 😊🙏
seen from Germany
seen from Malaysia

seen from France
seen from Taiwan

seen from Australia
seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States
seen from China

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Slovakia
seen from United States
seen from Germany
seen from United States
seen from China

seen from Italy

seen from Malaysia

seen from Brunei
Kajian tadi sore tentang “Menumbuhkan Sikap Muraqabatullah pada Diri Muslimah” banyak hal yang bisa dipetik sebagai pembelajaran. InsyaAllah nanti ya saya share isinya tentang apa saja 😊 Jazakillah khair Ustadzah Rochma Yulika 😊🙏
Istiqomah. Bisa nggak ya??
Apa yang saya dengar, saya lupa
Apa yang saya lihat, saya ingat
Apa yang saya kerjakan, saya pahami
Nah dalam tahap ini, saya masih pada level 2, apa yang saya lihat kadang saya ingat kadang juga lupa. Tulisan ini bukan ditujukan pada siapapun, Rasul SAW bersabda “ikatlah ilmu dengan tulisan”. Tulisan ini sebagai sarana agar saya mudah mengingat, agar ilmu yang disampaikan ust. Ransi di Kamso tidak menguap begitu saja hehehe..
Assalamualaikum..
Materi hari ini pas sekali dengan yang saya atau yang sebagian besar orang alami, yaitu tentang istiqomah. Setiap orang pasti menginginkan kebaikan dalam dirinya, sehingga dia berhijrah untuk menjadi manusia yang lebih baik. Masalah disini adalah apakah bisa kita istiqomah dalam berhijrah?? Ataukah kita sedang kerasukan malaikat?? atau mungkin sedang mengikuti tren?? Entahlah.. setiap orang punya niat berbeda2.
Tetapi bila memang ingin serius berhijrah, maka kita harus istiqomah dalam berhijrah. Ada beberapa pengingat yang bisa dijadikan pedoman, supaya jalan lurus yang kita ambil tidak membengkok lagi, kan bisa jadi lebih susah ke tempat tujuan kalau banyak beloknya
Yang pertama, Niat. Karena sesungguhnya amal itu tergantung dari niat, barang siapa beribadah/ berubah untuk mencari ridho Allah, maka surga balasannya. Niat yang didampingi dengan Ikhlas, ini termasuk ilmu tingkat tinggi, ujiannya sering datang tak terduga, tapi lulusnya susah. Itulah sebabnya yang membuat seseorang bisa istiqomah adalah ikhlas, karena ikhlas itu kuat. Ikhlas tidak mudah dirobohkan oleh apapun. Ya, memang terkadang ikhlas itu mudah diucapkan, tapi hati (OMG!!) masih sering menghianati diri. Itulah bujukan setan yang kadang tidak kita sadari. Mulai sekarang kendalikan diri, kendalikan hati. Jika percobaan pertama, kedua masih agak gagal (alias masih campur sama kesombongan diri, sifat riya’ dll) insya Allah kalau berusaha terus-menerus pasti bisa. Fighting!!
Sedikit cerita, kenapa Iblis tidak mau bersujud kepada Nabi Adam? Karena iblis merasa lebih baik dari manusia, yang hanya diciptakan dari tanah, sedangkan iblis dari api. Nabi Adam tercipta dari tanah (yang dianggap hina). Hawa tercipta dari tulang rusuk Adam, yang kita ketahui tulang rusuk itu pasti bengkok tidak ada yang lurus (jadi wajar kalau wanita kadang suka ngelantur hahaha.. ). Dan manusia setelahnya tercipta dari setetes air mani, sesuatu yang kita sendiri menganggapnya hina, tidak suci dll. Betapa kita berasal dari sesuatu yang hina tersebut, maka dari Itu Allah SWT membenci orang yang seperti kacang lupa kulitnya. Tidak akan masuk surga seseorang yang didalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi (HR. Muslim). Astagfirullahaladzim.. (semoga kita termasuk orang yang dilindungi Allah dari sifat sombong).
Kedua, meninggalkan maksiat itu sendiri. Terkadang kita sadar, bahwa yang kita lakukan itu salah tapi kita berpikiran setelah ini aku akan tobat. Besoknya seperti itu lagi, itu namanya dosa setelah dosa (dosa berkelanjutan), hal itulah yang melemahkan hati. Hati yang lemah akan sulit beristiqomah. Ilmu adalah cahaya, dan cahaya tidak akan masuk ke dalam hati manusia jika ada maksiat. Maka ingat! Tinggalkan maksiat. Bismillahirrahmanirrahim..
Ketiga, jangan balik kebelakang. Lihat lingkungan, wajib meneliti siapa yang akan menjadi temannya. Dan jadikan Qur’an sebagai teman, dengan membaca dan memahami (jika perlu baca dengan baik hurufnya, tartil dan panjang pendeknya) Ok, ini juga hal yang sulit. “Siapa bilang masuk surga itu mudah?? (Jleb) Masuk surga itu sulit! Maka harus istiqomah, mulai sekarang”.
Terakhir, Ingat berdoa. Pasrahkan usaha kita pada Allah, semoga diterima. Jangan pernah bergantung pada manusia. Karena manusia itu fana. Allah yang Maha Kekal.
Wassalamu’alaikum Wr Wb..
~21.09.2017. Mari berhijrah, mari beristiqomah
Himmpas (Himpunan mahasiswa muslim pascasarjana) IPB Menulis. Inilah tulisan-tulisan luar biasa yang membuat saya menangis, dan terharu saat mengeditnya. Bahkan, sampai mikir... "Bay selama kuliah ke mana aja? ngapain aja?-- kuliah aja terus... Agamanya gimana? Sholatnya? Ngajinya?... Astagfirullah" 😭😭😭. - - Sukses terus untuk Tim Penulis buku ini. - - Judul: EPISODIC SENARAI APRESIASI ASA Penulis: Tim Penulis Himmpas IPB - - #buku #ipbpress #bogor #IPB #Himmpas #antologi
Musyawarah Besar dan Silaturrahim Akbar HIMMPAS UI
Musyawarah Besar dan Silaturrahim Akbar HIMMPAS UI
Datanng yuk!
S
selain itu ada Dengar pendapat (alias LPJ himmpas UI 2014) serta eksplorasi dari calon ketua himmpas ui 2015 serta pemilihannya
Episode 06 : Apa yang sudah kita siapkan untuk RAMADHAN tahun ini?
->Doa special untuk dipanjatkan saat sahur dan berbuka
Episode 05 : Apa yang sudah kita siapkan untuk RAMADHAN tahun ini?
-> Tidak makan dan minum berlebihan kan?
Episode 04 : Apa yang sudah kita siapkan untuk RAMADHAN tahun ini?
-> Sudah membiasakan diri untuk puasa Sunnah kah?
Episode 03 : Apa yang sudah kita siapkan untuk RAMADHAN tahun ini? ->Sudah membiasakan tilawah se-Juz perhari kah?