Bertepuk Sebelah Tangan
Imam Syafi'i Rahimullah pernah bersenda gurau dengan sang istri dengan berkata, "Cinta bertepuk sebelah tangan adalah suatu musibah"
Lalu sang istri menimpali, "Wajahnya berpaling darimu, namun kamu tidak dapat melupakannya"
Imam Syafi'i dan istri merupakan pecinta sastra.
Sebuah syair juga mengatakan, "Sebagian dari bala' (ujian/malapetaka) adalah ketika kamu mencintai seseorang dan orang yang kamu cintai tidak mencintaimu"
2019 ini, kita harus melepaskan diri dari cengkraman cinta bertepuk sebelah tangan. Manusia perlu berhenti mengejar cinta yang tidak mendatangkan manfaat untuk dirinya. Sebab itu merupakan sebuah kesia-siaan.
Cinta yang benar adalah cinta yang tidak lari. Pindahkan hatimu kepada Allah, bawa juga kaki dan tangan bersama. Sebab, cinta yang hakiki dan tak akan lari adalah cinta kepada Ilahi.
Untuk hati yang tak dapat kau sentuh dan capai, mintalah pada Allah agar Dia yang menyentuhnya.













