Aku baru tahu kalau ternyata sepi bisa se-sesak ini.
Sastrasa

#batman#dc comics#dc#bruce wayne#dick grayson#batfam#tim drake#batfamily#dc fanart




seen from United States
seen from Germany
seen from United States

seen from Saudi Arabia

seen from Switzerland
seen from United States
seen from Russia
seen from China

seen from Türkiye

seen from Germany

seen from United States

seen from Switzerland

seen from Russia
seen from Italy
seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States

seen from Brazil
seen from Brazil

seen from Brazil
Aku baru tahu kalau ternyata sepi bisa se-sesak ini.
Sastrasa
Saat kamu bisa menonton habis sebuah film semalam suntuk, namun menunda solat Isya yang cuma 4 rakaat. Subhanallah... - Nouman Ali Khan #N
Saat kamu bisa menonton habis sebuah film semalam suntuk, namun menunda solat Isya yang cuma 4 rakaat. Subhanallah...
- Nouman Ali Khan
Ruang ini akan sentiasa terbuka luas menyambutmu. Tapi pintunya tidak pernah kukunci dan aku lakukan itu dengan sengaja. Sekiranya kamu hanyalah tetamu hari ini pilihan kamu untuk pergi tidak akan dipertahankan dan meminta kamu disini bukanlah suatu paksaan.
Aku lupa. Bahwa berubah adalah hak semua orang.
Kapan terakhir kali kamu merasakan bahagia yang benar-benar bahagia, kawan?
Kapan terakhir kali kamu merasakan bahagia tanpa takut kebahagiaan itu akan segera berakhir?
Kapan terakhir kali kamu merasakan bahagia tanpa menginginkan kebahagiaan itu bersamamu selamanya?
Mungkin hal itu bisa hari ini, kemarin, atau entah kapan.
Satu hal yang terpenting,
Bahagia itu tanpa syarat dan ketentuan.
Jadi berhentilah menjebak dirimu dalam labirin yang kamu buat sendiri.
- Sastrasa
✍️ *SESEORANG MENINGGAL SESUAI DENGAN KEBIASAANYA*
.
Tentunya setiap kita berharap dianugrahi husnul khotimah… ajal menjemput tatkala kita sedang beribadah kepada Allah… tatkala bertaubat kepada Allah…sedang ingat kepada Allah… , akan tetapi betapa banyak orang yang berharap meninggal dalam kondisi husnul khotimah akan tetapi kenyataan yang terjadi adalah sebaliknya…. Suul khootimah… maut menjemputnya tatkala ia sedang bermaksiat kepada Penciptanya dan Pencipta alam semesta ini…
Bagaimana mungkin seseorang meninggal dalam kondisi husnul Khotimah sementara hari-harinya ia penuhi dengan bermaksiat kepada Allah… hari-harinya ia penuhi tanpa menjaga pendengarannya… pandangannya ia umbar… hatinya dipenuhi dengan beragam penyakit hati… lisannya jauh dari berdzikir dan mengingat Allah…
Ingatlah para pembaca yang budiman… sesungguhnya seseorang akan dicabut nyawanya berdasarkan kehidupan yang biasa ia jalankan…
Kisah Aamir bin Abdillah Az-Zubair. Mush’ab bin Abdillah bercerita tentang ‘Aamir bin Abdillah bin Zubair yang dalam keadaan sakit parah : ‘
Aaamir bin Abdillah mendengar muadzin mengumandangkan adzan untuk shalat maghrib, padahal ia dalam kondisi sakaratul maut pada nafas-nafas terakhir, maka iapun berkata, “Pegang tanganku ke mesjid…!!” merekapun berkata, “Engkau dalam kondisi sakit !” , Diapun berkata,”Aku mendengar muadzin mengumandangkan adzan sedangkan aku tidak menjawab (panggilan)nya? Pegang tanganku…!
Maka merekapun memapahnya lalu iapun sholat maghrib bersama Imam berjama’ah, diapun shalat satu rakaat kemudian meninggal dunia. (Lihat Taariikh Al-Islaam 8/142)
Inilah kondisi seorang alim yang senantiasa mengisi kehidupannya dengan beribadah sesegera mungkin… bahkan dalam kondisi sekarat tetap ingin segera bisa sholat berjama’ah…. Bandingkanlah dengan kondisi sebagian kita… yang tatkala dikumadangkan adzan maka hatinya berbisik : “Iqomat masih lama…., entar lagi aja baru ke mesjid…, biasanya juga imamnya telat ko’…, selesaikan dulu pekerjaanmu.. tanggung…”, dan bisikan-bisikan yang lain yang merupakan tiupan yang dihembuskan oleh Iblis dalam hatinya.
.
.
🌐 Firanda.com
📷 @ittiba.id
.
Aku merindukanmu, merindukan semoga kamu juga begitu. Merindukanku.
Ayo kita mundur
Udah cukup sampai disini, memaksakan yang sudah memberontak meminta dilepaskan.
Jangan maju lagi,
Karna tlah dia beri tembok pembatas yang tinggi agar aku tidak bisa lagi menghampiri walau sekedar basa-basi.
Kita akhiri, karna pada akhirnya kita hanya akan saling menyakiti.