Youssef En-Nesyri (kiri) penyerang Maroko yang mencetak gol tunggal ke gawang Portugal, dan Achraf Hakimi (kanan). Maroko mencatat sejarah baru, menjadi negara Afrika pertama yang lolos ke semi final Piala Dunia. Foto milik Patricia de Melo Moreira
Nama Maroko, negara di Afrika Utara dan tetangga Spanyol yang dipisahkan oleh Selat Gibraltar, mendadak populer di seluruh dunia setelah tim…
Kota Casablanca, Ujung Tombak Utara Benua Afrika. #AGrownUpTrip
Oh Casablanca, Kota pertama saya di Afrika. Perjalanan saya di Benua Afrika di mulai di Kota ini Casablanca. Casablanca merupakan kota metropolitan di Maroko, dengan jalanan yang sebagian besar sudah di lalui kendaraan kendaraan transportasi umum, jalur pedestrian yang di penuhi pekerja di pagi hari dan tetap menjaga kearifan lokal mereka dengan adanya kota Tua dari Casablanca itu sendiri......
Amsterdam Airport Schiphol
Kala itu Casablanca merupakan kota pendaratan pesawat saya dari Belanda setelah transit satu hari disana. Casablanca merupakan kota dengan Bandara Internasionalnya adalah Casablanca Mohammed V International Airport - Casablanca Airport (CMN). Casablanca sering di jadikan tempat transit (Baik untuk datang dan keluar dari Maroko) bagi para pelancong yang berkunjung ke Maroko. Begitupun saya, kemarin saya hanya menyediakan waktu 2 hari di itinerary saya pada waktu kedatangan dan 2 hari untuk waktu keberangkatan dari Casablanca.
Banyak yang bilang hampir tidak ada yang bisa di lakukan di Casablanca, tapi sepertinya pernyataan itu tidak 100% benarnya. Berikut akan saya rekap cerita beserta tips tips ketika anda Berkunjung di Casablanca.
Saya sampai di Casablanca kala itu sore menjelang malam, bergegas saya langsung menaiki kereta menuju Pusat Kota Casablanca dengan membayar kereta denga biaya kurang lebih 10-15 Dirmah Maroko dengan tujuan Casa-Port Railway Station. Hotel Saya kala itu di Hotel Ibis City Center dengan biaya yang lumayan mahal sih kala itu tapi gak masalah soalnya saya butuh tempat untuk istrahat-full setelah hampir 2 hari lebih merasakan atmosfir Cabin pesawat (Sampe bosan), saya rasa saya butuh sedikit prifasi dan tempat tidur yang nyaman. Kebetulan lokasi hotel saya lokasinya sangat dekat dari Casa-Port Railway Station hanya 10 menit jalan kaki dan juga di sekitar rail station ini banyak pilihan pilihan Hotel dan tempat tinggal yang biasanya di gunakan para pebisnis yang datang dari beberapa tempat seperti eropa dan afrika tengah untuk urusan kerja. Hari sudah gelap dan udara pun semakin dingin ketika saya akhirnya sampai di hotel, setelah beres dengan urusan check-in yang sebelumnya sudah saya booking melalui www.agoda.com saya akhirnya mendapatkan kamar.
Casablanca 05.00 AM early in the morning.
Sejujurnya malam sebelumnya saya begitu lelah namun mata sepertinya masih sukar untuk tertutup mungkin di karenakan masih peyesuaian dengan lokasi dan waktu yang berbeda. Namun untung bukan kepayang ketika ke esokan paginya saya menyadari bahwa kamar hotel saya menghadap langsung ke Casa Port dan se arah dengan matahari terbit, Foto diatas saya ambil ketika Baru saja bangun tidur dan bergegas untuk sarapan.
Hari pertama tidak banyak yang saya lakukan selagi memang di jadwal saya hari ini adalah istrahat dan mungkin mengelilingi beberapa sudut kota Casablanka. Dengan berjalan kaki saya menikmati riuhnya dan ramainya daerah sekitaran Casa-Port Casablanca tidak jauh dari situ ada bagian kecil dari kota Tua dari Casablanca (The Old City) sampai sore hari saya memutuskan berkunjung ke tengah kota dengan menggunakan Taksi Petit dan nanti pulangnya kembali ke hotel dengan Jalan kaki.
Di persimpangan Casa-Port Rail Station .
Daerah Pinggiran dari kota tua Casablanca
Kami bicara 100% Bahasa Isyarat, Di cuma bisa bahasa Arab dan Prancis, saya cuma bisa Bahasa Indonesia, Inggris dan Bahasa Jawa. Jadilah Roaming Internasional....
Petit Taxi
Keesokan harinya, sebelum saya melanjutkan perjalanan menuju Kota berikutnya Yaitu Marrakech, saya sempatkan untuk mengunjungi salah satu Landmark kota Casablanca yaitu Masjid Hassan II. Hassan II Mosque adalah Masjid terbesar di Afrika Utara dan terbesar ke 7 di Dunia. Memiliki menara tertinggi di Dunia 210 M menjulang tinggi di atas langit kota Casablanca terletak di sudut kota metropolitan menghadap langsung ke Samudra Atlantik. Masjid Hassan II ini memiliki desain khusus dan unik khas Negeri Matahari terbenam Maroko, dengan detail yang sangat jelas dan cantik di setiap sudut masjid ini. Masjid ini juga memiliki desain struktur konstruksi yang juga tahan akan Gempa Bumi, memiliki penghangat di dasar lantai masjid, mempunyai Pintu Elektrik dan pastinya pemandangan indahnya garis pantai samudra Atlantik. Yuk, liat 10 foto dari Masjid ini yang akan membuat mu berdecak Kagum... Lihat foto foto lengkapnya di sini
Tidak sebegitu sulit menemukan Masjid ini, terletak di Pinggiran kota dengan menaranya yang tinggi menjulang tinggi jelas terlihat dan kita pun bisa mengira ngira jalan menuju kesana dengan patokan melihat menaranya sembari mengelilingi dan memasuki jalanan baru di casablanca.
Sebagai seorang muslim suatu keberuntungan bagi saya dapat melaksanakan sholat Duha di dalam masjid ini, karena bagi wisatawan non-muslim dilarang masuk ke dalam masjid. Bayangkan sholat di dalam salah satu masjid yang konon katanya kedua terbesar di dunia setelah Masjidil Haram. Jenis Arsitektur masjid ini menganut dari pergabungan antara Andalusia, Maroko dan Timur Tengah. Didesain oleh seorang arsitek berkebangsaan Perancis Michel Pinseau. Sayang sekali kala itu saya tidak di perbolehkan untuk mengambil foto ketika berada di dalam Masjid oleh guard atau mungkin kalau di indonesia oleh ustad atau pengurus masjid kala itu.
Setelah Puas Dengan Masjid Hassan II Saya memutuskan langsung menuju Stasiun kereta antar kota Casa Voyageurs Untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju Marrakech, Lagi lagi menggunakan Petit Taxi, kalau naik Petit taxi maksimal harus tau nama tempatnya dan bisa nawar harga menggunakan bahasa Isyarat. Kereta disini menurutsaya hampir sama dengan di Indonesia, mungkin cuma beda sumber daya manusianya yang menggunakan (bersih) keretanya jadi keliatan bagus dan terawat, jenis keretanya juga mempunyai bilik bilik tersendiri satu tempat bilik biasanya di isi oleh 3-4 penumpang (sama seperti kereta-kereta di eropa). Perjalanan menuju Marrakech kurang lebih di tempuh dalam Waktu 6-9 Jam di kereta.
To Be continued...
FOR YOUR INFO ABOUT CASABLANCA :
Ketika berkunjung ke Maroko saat musim dingin, Cuacanya bisa sangat dingin yah terkhusus untuk orang asia tenggara seperti saya. Pikiran saya Menggunjungi Afrika bakalan berpanas panas ria dengan matahari yang terik, namun saya salah iklim Afrika Utara masih mengikuti Iklim negara negara di Eropa. (Sedia Baju Dingin).
Ada 3 jenis kereta, kereta Dari Bandara ke kota, Tram dalam kota, dan Kereta antar kota di maroko.
Di setiap kota di Maroko pasti mempunyai New City dan Old City masing masing. Namun yang biasanya yang menjadu Pusat wisata adalah Old City.
Selalu menolak pertolongan orang orang asing di maroko, karena setiap pertolongan pasti ada bayarannya. Pandailah melihat orang mana yang murni bisa menolong mana yang hanya ujung ujungnya duit. Ini tips Bagi siapa pun yang ingin berkunjung ke Maroko. Every Single thing in Morocco has a price !
English rarely spoken in Morocco, Bahasa yang di pakai orang native di sina adalah Bahasa Arab dan Bahasa Prancis.
Ada dua jenis taksi, yang plaing murah itu adalah petit taksi. Harus dan kudu Nawar.
Maroko dan Prancis mempunyai hubungan sejarah dan bilateral yang sangat erat. selagi memang Maroko adalah negara bekas jajahan Prancis.
TIdak ada sistem booking kereta seperti Di Eropa Setau saya, Kemarin langsung beli On The Spot dan selalu Ada.
Pelajari beberapa kata kata simpel dalam Bahasa Prancis Atau pun Bahasa Arab, would help you during your trip in Morocco.
Another Photos about MOROCCO you might like to see:
Masjid Dengan Menara Tertinggi di Dunia. #AGrownUpTrip
10 Foto ini Buktikan bahwa tersesat di Djemaa el-Fna, pasar tradisional tertua di Dunia adalah Ke-Harusan. #AGrownUpTrip
Solo Traveling ke luar negeri untuk pertama kalinya. Presented by Muliawan Travel !