Siapa Jodohku?
Apakah dia jodohku ?
Terkadang kita bertanya siapa jodoh kita ?
Tentu kita berharap jodoh kita adalah yg terbaik, namun apakah kita sudah mempersiapkan dan memantaskan diri?
Mari bermuhasabah diri. Janganlah mengharapkan yg terbaik jika kita sendiri belum mempersiapkan diri menjadi lebih baik pula. Fokuslah memperbaiki diri. Bukankah Allah sendiri yg menjanjikan, lelaki yg baik untuk wanita yg baik, begitu pun sebaliknya?
Akan selalu ada laki-laki yg baik untuk wanita yg terus berusaha memperbaiki dirinya. Dan, akan selalu ada wanita yg baik untuk laki-laki yg selalu berusaha memperbaiki dirinya.
"Wanita yang baik untuk lelaki yang baik. LeLaki yang baik untuk wanita yang baik pula (begitu pula sebaliknya). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang melimpah." (QS. An-Nur : 26)
Perbaiki diri, untuk kita sendiri dan untuk dia yg sudah dituliskan Allah sbg pendamping kita. Agar saat akad, si saleha /saleh yg kita duduk bersamanya nanti selalu tersenyum, karena mendapat sebaik-baik pasangan. Perbaiki diri, kerenkan diri, agar kita tidak terkesan 'Memaksa' Allah ingin jodoh yg baik, tanpa upaya melakukan perbaikan diri.
Namun, memperbaiki diri bukan hanya dalam rangka menjemput jodoh ya guys 😊😊
"Sesungguhnya perbuatan itu dinilai berdasarkan niatnya, dan sesungguhnya setiap orang memperoleh apa yang ia niatkan. Maka, barangsiapa yang hijrahnya diniatkan kepada Allah dan Rasul-Nya, maka nilai hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan, barangsiapa yang hijrahnya diniatkan untuk dunia yang ingin ia peroleh, atau untuk wanita yang ingin ia nikahi, maka nilai hijrahnya kepada apa-apa yang ia berhijrah kepadanya." (HR. Bukhari-Muslim)
Semua amal kita dinilai dari niatnya. Jadi, mari kita tanya diri sendiri, selama ini apa niat yg mendasari kita memperbaiki diri?
Niatkan pernikahan kita utk beribadah kpd Allah dan mengikuti sunah Rasulullah. Niat yg suci akan mendatangkan keberkahan.
"Ketahuilah, bahwa kadar pertolongan Allah kepada seorang hamba tergantung kadar niatnya. Barangsiapa niatnya sempurna, pertolongan Allah juga akan sempurna, dan barangsiapa niatnya berkurang, pertolongan Allah juga akan berkurang." (Surat dari Syaikh Salim bin Abdullah kepada Umar bin Abdul Aziz).
Semoga Allah menjaga kesucian niat kita mulai menentukan calon pendamping maupun saat menerima pinangan. Aamiin😊
@hendras165














