TEKA - TEKI - Apa ini friendzone? Maaf jika harus pergi (on Wattpad) https://my.w.tt/K7Sz7IMZT0 Berbicara melalui kertas dan pena ketika bibir tak sanggup lagi terucap
seen from Italy

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Canada

seen from United States
seen from Canada
seen from Russia

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Argentina
seen from Serbia
seen from United States
seen from United States
seen from Japan

seen from Italy
seen from United States
seen from China
TEKA - TEKI - Apa ini friendzone? Maaf jika harus pergi (on Wattpad) https://my.w.tt/K7Sz7IMZT0 Berbicara melalui kertas dan pena ketika bibir tak sanggup lagi terucap
Kekasih Masa Laluku
Hari itu, ketika aku sedang bersedih dia selalu ada buatku, menghiburku dan membuat senyum itu muncul lagi. Hingga akhirnya kita sama sama tahu bahwa kita mempunyai perasaan yang sama.
Seiring berjalannya waktu akhirnya, waktu itu pun tiba. Waktu dimana aku dan dia bukan lagi hanya sebatas teman, bukan lagi hanya sebatas sahabat, bukan lagi hanya hubungan yang biasa-biasa saja. Tetapi hubungan yang spesial.
Ya, hubungan yang spesial. Semenjak hari itu, dia memperlakukanku sangat istimewa bak putri raja. Hingga aku tak dapat membendung perasaan bahagiaku.
Sungguh, betapa bahagianya diriku. Karena apa? Karena itu adalah hal baru buatku. Hal yang tak pernah aku alami sebelumnya. Hal yang membuatku "diakui" bahwa aku adalah orang spesial baginya.
Hingga akhirnya, waktu itu telah tiba. Waktu yang tak pernah aku ingin mengingatnya. Jika aku ingat waktu itu, kejadian itu, aku takkan pernah ingin mengenalnya, menjalani hari hari bahagia bersamanya. Dan jika aku memilih lebih baik kejadian itu, hari spesial itu, tidak ada. Tidak akan pernah ada.
Namun apa daya, hal ini sudah terjadi. Nasi sudah menjadi bubur. Mungkin dia adalah sosok yang diidam idamkan oleh wanita manapun. Namun aku hanya bisa mengambil hikmahnya bahwa Sang Maha Pencipta telah membuatku sadar bahwa dia sebenarnya bukan sosok yang aku cari.
Ya, dia adalah kekasih masa laluku. Kekasih yang dulu ku miliki namun sekarang tidak lagi. Kekasih yang dulu menjadi hari hari suka dan duka, namun sekarang tidak lagi. Dia sudah bahagia dengan pilihannya sekarang.
Aku hanya ingin berterimakasih padanya. Berterimakasih atas segala yang dia berikan padaku, yang telah membuat hati ini luluh karena ketulusannya. Berterimakasih telah membuatku menjadi sosok yang kuat, berterimakasih telah membuatku tegar, berterimakasih telah membuatku menjadi sosok yang bisa melihat seorang lelaki yang tulus dan tidak, berterimakasih telah membuatku menjadi sosok yang lebih dewasa daripada sebelumnya, berterimakasih telah menjadikan ku sosok yang lebih bersabar dan lebih ikhlas dalam hal apapun.
Terimakasih atas hikmah yang telah kau berikan kepadaku, kekasih masa laluku.
Ah benar, kamu memang pantas dirindukan. Sekarang dan selalu rindu bau mu, cara mu berkedip, pesona mu untuk selalu tersenyum genit untuk ku
Unknown
Harus segera menafkahi yaa? 😄 #bismillah #sabtu #pagi #bermimpi #secangkirkopi #sepotongroti #kekasihhati #insyaallah
Satu senyuman saja sudah cukup untuk dapat mewakili betapa indahnya kehidupan ini jika kita menikmati segala bentuk dan rupa yg ada untuk kita hadapi dan jalani apapun itu bersyukurlah karena sesungguhnya kita hanya sebagian kecil dari segala yang ada di Dunia ini#janganlupabersyukur#tersenyumlahdarihati#selamatmalam#sahabatterkasih#kekasihhati#
“kita”
Perjalanan ini belum kita mulai, pun bagaimana menyelesaikan?
Tidak terdefinisi kata “kita”, pun bagaimana mau mengakhirkan?
Maaf Untukmu, Seseorang yang Tak Kuketahui
Untuk kamu yang tak kuketahui siapa dan di mana keberadaanmu saat ini.
Maaf kamu masih belum bisa menemukanku. Mungkin aku masih terhambat oleh segala dosa yang masih melekat pada diriku ini, sehingga kita masih belum dipertemukan.
Maaf aku masih harus belajar, karena masih banyak yang belum kuketahui dan harus kupelajari. Maaf jika ternyata sebenarnya kamu telah datang, namun aku tak pernah menyadari kehadiranmu atau karena saat itu aku sedang tidak ada.
Maaf aku masih mempunyai sifat kekanakan, padahal seharusnya aku sudah menjadi seorang yang keibuan yang lemah lembut.. Namun aku masih belajar agar menjadi sosok yang sangat istimewa untuk anak-anakku kelak.
Maaf karena aku masih belum mengetahui apa kelebihan yang aku punya. Aku masih harus mencari tahu jati diriku, masih harus berusaha keras mengangkat kelebihan dan mengurangi kekurangan.
Maaf, karena aku yang masih bersenang-senang di sini, padahal mungkin kamu di sana sedang berjuang keras untuk melindungiku, menghidupiku, dan kamu selalu memikirkanku, bahkan mungkin kamu tak pernah sekalipun melupakan aku dalam setiap doa yang kau panjatkan..
Maaf, karena aku yang masih harus terus berbenah agar diri ini tidak tersesat ke suatu jalan yang salah.
Maaf karena masih banyak hal yang harus aku perbaiki, aku sedang berusaha untuk terus memperbaiki diri ini agar aku tak membuatmu kecewa. Agar kelak kau menjadi bahagia dan bangga atas apa yang dapat kulakukan.
Namun,
Terima kasih kamu mau menungguku..
Dan,
Aku akan selalu menunggumu datang pada saat yang tepat.
Rumahku,
Hidup dan Matiku
Ya Tuhan. Dekatkan aku dengan pasangan yang bisa membuka mata hatiku bukan kancing bajuku
Korban Cinta