KKN Part 30- Tentang Kesempatan Sebentar, jika catatan saya benar, maka hari ini tepat 30 hari perjalanan KKN. Sebulan, sudah seberapa jauh kesempatan kita mengenal daerah yang menjadi tempat pengabdian ini? Iya, pengabdian. Meski nyatanya, justru pada kesempatan ini kita lah yang diberikan kesempatan emas, mengamalkan apa yang bangku kuliah ajarkan pada kita. Senin yang lalu, kesempatan untuk ikut serta dalam pelayanan KB keliling hadir. Kami berempat sebenernya hanya urun tenaga di menensi dan mengedukasi mengenai pemasangan KB. Arahannya jelas, sebisa mungkin diajak menggunakan KB jangka panjang. Wait, sebelumnya, sedikit cerita tentang KB ini. Tujuan utama pemasangan KB setidaknya ada 3, menunda, menjarangkan, dan mengakhiri masa subur atau kehamilan. Dari tujuan yang berbeda itu, KB menyediakan berbagai bentuknya. Mulai dari yang bermain dengan hormonal, sampai non hormonal. Dari yang setiap hari harus dipakai, sampai yang sekali pemakaian bisa untuk bertahun tahun. Nah, menariknya, rupanya mengajak itu sulit. Entah terstigma di masyarakat setempat bahwa penggunaan salah satu jenis KB itu bagi mereka tidak aman. Atau ada alasan lain, yang penulis belum mengetahui lebih jauh. Tapi yang jelas, jika ada nasihat bahwa kedokteran itu seni, benar adanya. Bahkan, saya rasa semua penerapan ilmu di bangku kuliah ke kehidupan nyata itu seni. Jadi teringat kata Ayahanda, "ilmu kita itu, harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat kebermanfaatannya." Ohya, satu bulan dan saya mendapat panggilan baru di kelurahan ini. Dari anak-anak sekolah dasar yang gemar sekali bermain ke kontrakan. Katanya, belajar. #kknpart30 #kkn #ungaranbarat #ungaran #bandarjo #kesempatan










