Renungan Kursi Lipat
Selain rencana, manusia juga punya yang namanya ekspektasi, baik disadari maupun secara naluri. Kayak kisahku kali ini.
Belakangan, lagi sering naik gunung 2000an yang sama sebagian orang (termasuk aku) cukup ditektok, tapi beberapa pendaki nampak menikmatinya dengan kemah ceria. Lama-lama dilihatnya menarik juga, apalagi kalau ada sinyalnya, ahaha.
Singkat cerita, di kepala mulai bermunculan wish list peralatan tempurnya, wkwk. Salah satunya kursi lipat. Tapi ya qadarullah wa maa sya a fa’ala, ekspektasinya dibawa kemping ceria, realitanya jadi kursi penunggu pasien, haha. Tugas perdana yang sungguh mulia.
Alhamdulillah ala kulli hal, pembelanjaan ini menjadi lebih meaningful seketika 😌












