Kemauan untuk Selalu Belajar
Kalau privilege seringkali diartikan sebagai aset, fasilitas, harta, atau hal-hal yang bersifat materiil, maka bagiku, karakter dalam diri manusia juga bisa menjadi privilege untuk diri kita sendiri.
Salah satu privilege yang dimiliki para pejuang adalah tidak mudah menyerah, meski seringkali terjatuh. Tidak berhenti mencoba, meski seringkali salah. Ya, tidak akan berhenti belajar.
Belajar menerima kegagalan, belajar untuk menerima hal baik maupun buruk dalam hidup, belajar menerima masukan, belajar untuk menerima kekurangan diri juga orang lain, belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik, belajar untuk survive melewati banyaknya rintangan hidup, belajar untuk selalu bersyukur.
Berjuang sampai menangis dan kelelahan, lalu berpasrah diri pada Pencipta. Berangkat dari titik nol, mendaki anak tangga satu per-satu dengan effort yang luar biasa, rasanya memberikan warna tersendiri dalam hidup.
Sebenarnya, yang menjadikan kita dipandang baik, pintar, bisa, entah apapun itu yang menjadikan kita dirasa 'lebih' oleh orang lain. Itu semua bukan karena semata-mata usaha kita atau kelebihan kita, melainkan karena pertolongan dan rahmat Allah.
Selama ini, Allah-lah yang menutupi aib-aib kita, memberi kelebihan pada kita, memberi pemahaman bahwa sejatinya kita ini dari dan akan kembali ke tanah.
Belajar dan teruslah belajar, sampai kita menyadari, bahwa ternyata kita ini bodoh; banyak hal yang belum kita tahu.
Pena Imaji















