Lupakanlah Saja, Agar damai hatimu
Di masa lalu, kamu mungkin pernah mengalami suatu peristiwa yang sangat tidak mengenakan.
Tentang apapun itu.
Tentang hati yang patah, tentang kepercayaan yang retak, tentang HAK yang terabaikan, tentang segala hal yang membuatmu kehilangan semangat, putus asa, menyerah bahkan marah.
Aku tau.
Aku tau bahwa sulit bagimu untuk memulihkan rasa sakit itu.
Tapi percayalah sayang, bahwa satu-satu penawar agar tenang hatimu ialah dengan tidak mengenang peristiwa-peristiwa pahit itu.
Pasrahkan, ikhlaskan, kembalikan segalanya kepada Allah. Yang Maha Mengetahui apa-apa saja yang terbaik bagi hambanya.
Yakinlah bahwasanya Ia memiliki skenario terbaik. Skenario yang mungkin tidak kamu duga-duga. . . . [Karawang, 28 Dzulqa'dah 1441H]
















