Jika memang akan dipersatukan kembali, biarkan semesta saja yang melakukannya.
- Sastrasa
seen from United States
seen from United States
seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Canada

seen from United States

seen from Canada

seen from Malaysia
seen from China

seen from China
seen from China

seen from Germany
seen from Italy

seen from Japan
seen from China

seen from Germany

seen from Australia

seen from United States
seen from Australia

seen from Sweden
Jika memang akan dipersatukan kembali, biarkan semesta saja yang melakukannya.
- Sastrasa
Garis Hidup oleh Sang Maha
unek-unek yang harus dituliskan usai sebuah pertemuan
Di mana saja, setiap saat, masing-masing orang memiliki kemungkinan tak terhingga entah bagaimana sebab dan caranya. Seperti bagan alur yang bertanya ya atau tidak, lalu di jawaban yang ya ada lagi pertanyaan ya atau tidak, dan di jawaban yang tidak pun ada lagi pertanyaan ya atau tidak. Ya begitu seterusnya. Aku percaya segala sesuatu sudah tertulis di lauh mahfuzh. Aku percaya segala sesuatu sudah digariskan Sang Maha. Bahwa seseorang mengenal atau tidak mengenal seseorang yang lain, adalah garis hidup. Bahwa jarak dan waktu bersatu padu memisahkan orang-orang, hingga sibuk dan nyaris lupa mereka pernah singgah di ruang tamu. Namun, di saat yang tidak pernah diharapkan sedikit pun, tiba-tiba orang-orang tersebut dipertemukan oleh Sang Maha. Mungkin, rasanya masih sama seperti dulu: canggung dan malu-malu. Sang Maha lihai membolak-balik hati. Ya, ragu-ragu, atau tidak. Hm, memangnya siapa yang bertanya? Apakah salah satu dari orang-orang tersebut berandai terlalu cepat? Apakah salah satu dari orang-orang tersebut berandai terlalu lambat? Yah tidak usahlah berandai-andai. Hanya Sang Maha yang tahu. Pada masa lalu yang penuh memori, orang-orang tersebut pernah saling bertukar cerita tentang masa depan yang masih misteri. Saling tahu mimpi-mimpi yang dikirim ke Sang Maha dan semesta tiap sunyi sepertiga malam menghampiri. Bahwa yang kita pikir akan jadi teman seumur hidup pun mungkin nyatanya hanya perantara hijrah untuk memperbaiki hidup. Seperti kata Fahd Pahdepie dalam bukunya berjudul Jodoh: "Orang yang kau sangka belahan jiwa sering kali hanyalah perantara, atau justru pengalihan perhatian dari belahan jiwamu yang sesungguhnya." Rezeki, jodoh, dan maut: entah dengan (si)apa terlebih dulu kita akan bertemu :) Terima kasih atas garis hidup yang telah Engkau tetapkan, wahai Sang Maha.
Jalanan Kota
Seringnya tembok putih kamar itu membosankan. Mencoba mengalihkan diri dengan kesibukan yang lain, tapi tetap berada dikukungan kotak tersebut. Namun, pada akhirnya semua ini tetap membosankan.
Pergi dengan tanpa rencana itu lebih terkenang. Tahu kenapa?
Karena tidak ada ekspektasi yang dibuat, jadi siap dengan apapun yang ada dan bagaimana suasananya.
Jalan kota sore itu cukup padat, membersamai pulangnya orang-orang dari kantor mereka masing-masing.
Segar udara kota sore ini tidak memungkiri sedikit melegakkan diri. Mestakung sekali sore ini. Ini dunia, kadang rasa malas untuk keluar adalah sebuah kesalahan.
Walau hanya mengamati orang-orang yang berkeliling dan menikmati kehidupan mereka itu sudah cukup membahagiakan.
Sepertinya jalan kota ini akan aku rindu, jalan berdua dengan obrolan santai dan sejenak menghilangkan tentang ketakutan masa depan.
Sayang engkau tak duduk di sampingku kawan . Ebiet G Ade . . #Mestakung (di Gunung Bulu'saraung) https://www.instagram.com/p/B6a1t4ypRFH/?igshid=12wwk0nrme3ty
Bolehkah saya merasa...
Bolehkah saya merasa…
“When you want something, all the universe conspire in helping you to achieve it.” – Paulo Coelho
“Ketika Anda mengharapkan sesuatu, sebenarna seluruh alam semesta akan menyatu membantu anda mewujudkannya.” Begitulah kira-kita terjemahan bebasnya. Apa yang kita pikirkan baik, semesta akan mendukung keinginan kita. Saya merasa ini bukan kebetulan karena telah terjadi berulang-ulang. Saya merasakan…
View On WordPress
Saat Semesta Mendukung
Bismillah Kawan, targetku tahun ini adalah Menjadi ustadzah yang mengetahui cahaya masing-masing siswa Menjalankan peran anak, Mbak, tante dengan setulus-tulusnya Bridal to be yang memudahkan semua pihak Bisnisman yang mengutamakan ketenangan hati. Ketenangan hati dimulai dari kedekatan padaNya AAku memulai semua target di atas dengan 10 hari riyadhoh spiritual. Dan awal pekan ini, 8 Januari…
View On WordPress
Apa Yang Saya Cita-citakan Insya Allah Akan Terwujud.
Apa Yang Saya Cita-citakan Insya Allah Akan Terwujud.
Itulah materi pagi hari tadi yang saya berikan kepada anak anak saya, 28 santri penghafal Al Quran di musholla Baitur Rahma, Materi pertama untuk memulai kelas entrepreneur selama 1.5 jam di minggu pertama kehadiran mereka di Pesantren Tahfidz Akbar. Bermula dari hal kecil, impian masa kecil, yang kemudian di tuliskan di secarik kertas, dan divisualisasikan dengan gambar dan ditempelkan di…
View On WordPress
MESTAKUNG
“Perjalanan ribuan mil di mulai dari satu langkah pertama”..
ya saya sepakat dengan pribahasa asal cina itu, pun dengan kondisi saya pada titik sekarang ini.
saya selalu bersyukur terlebih dengan pancapaian saat ini karena bagi saya menuju titik ini cukup begitu panjang perjalanan nya namun saya sangat mencintai proses nya karena saya tau bahwa saya kesini bukan sekedar meditasi atau liburan, akan tetapi saya kesini karena sebuah perjalanan yang seperti-nya akan menyenangkan.
saya pernah berjanji untuk tidak pernah menghinati proses setiap langkah yang saya mulai dan alhamdulillah bagi saya langkah dan niat baik yg saya jalani semata-mata mengharap ridho-nya,.. kalau kata yohanes surya sih “semesta mendukung”, kalau kata pepetah lain “dimana kaki berpijak disitu langit di junjung”.