Semu
Patutkah aku bersedih? Memangnya, siapa hingga aku pantas merasa seperti itu...? Aku Bukan siapa-siapanya yang memang harus ia sapa setiap hari. Bukan siapa-siapanya yang harus ia cari jika aku tiba-tiba tidak memberi kabar.
Bahkan jika aku, yang di setiap waktuku menanyakan kabarnya, menanyakan bagaimana keadaannya, menanyakan dimana keberadaannya, tiba-tiba saja menghilang tanpa kabar... ia sama sekali tak mencariku.
Ini adalah salah satu kesalahan terbesarku, yang berharap lebih, yang berperilaku seolah hanya aku yang ia punya, yang terlalu berusaha menjadi IA baginya.
Terimakasih ku ucapkan untuknya... semoga ia tak kembali datang menumbuhkan harapan kepada hatiku yang rapuh
Semoga kali ini aku bisa melupakannya sejenak, bahkan selamanya...













