Wealthy Mường woman in Bảo Hà, Vietnam
French vintage postcard

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States

seen from Mexico

seen from T1

seen from Pakistan
seen from T1

seen from Russia
seen from Malaysia
seen from Croatia
seen from Australia

seen from United States

seen from Germany
seen from United States
seen from Germany
seen from United States

seen from Algeria

seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Malaysia
Wealthy Mường woman in Bảo Hà, Vietnam
French vintage postcard
Traditional clothing of the Muong people, northern Vietnam
muong, tonkin, vietnã, martin hürlimann
At the end of the First Indochina War ethnic minority people migrated in both directions--north and south of the seventeenth parallel. According to CIA figures, about 10,000 Muongs (members of a northern hill tribe) went south at the time of the Geneva Accords. The same was true of 55,000 Nungs; these were not primitive tribesmen but members of a group that originated in China and migrated to Vietnam in the seventeenth century. At the same time, the CIA estimated that approximately 10,000 indigenous people from the Central Highlands had regrouped north. About 5,000 of them were from the Rhade, generally considered the most educated and politically sophisticated of the Highland tribes; these migrants included four of the five qualified Rhade doctors.
Vietnam’s High Ground: Armed Struggle for the Central Highlands, 1954-1965 by JP Harris
View along Muong Hoa Valley, Sapa, Vietnam by Jochen Hertweck
Proyek Personal
PUBLIKASI > PROYEK PERSONAL
2021
5 Inspirasi Resepsi Pernikahan New Normal Sederhana dan Mewah
4 Rekomendasi Gaun Pengantin Muslimah Simple nan Elegan di Tangerang
2017
3 Fakta Utama Seputar Ngidam
3 Main Facts About Cravings
5 Langkah Cerdas Bermain Warna untuk Fashion Pria
5 Smart Steps to Play With Color for Men's Fashion
Mau Dapetin Hadiah Jutaan Rupiah Cuma dari Nyanyi? Ikutin 5 Langkah Gampang dari Indosat Ooredoo di Bawah ini!
5 Alasan Kenapa Toyota Sienta adalah Mobil yang Pas Buat Cewek Jaman Sekarang
2016
Ke Depan, Tiket Kereta Commuter Line Akan Seperti Tiket Bus Transjakarta
Tentang Vending Machine di Stasiun Kereta Commuter Line
3 Alasan Penting Kenapa Freelancer Harus Punya Asuransi
3 Cara yang Bisa Dilakukan untuk Mendapatkan Pendapatan Tambahan Setelah Resign
What I Talk about When I Talk about Golf
2015
Cornelia Funke Beralih ke Self-Publishing
2011
11 Cara Menjadi "Health Nut"
Istri Daus Mini Hamil Empat Bulan
Agnes Monica, Sang Entertainer Sejati
4 Rekomendasi Gaun Pengantin Muslimah Simple nan Elegan di Tangerang
2021
Menikah adalah event sekali seumur hidup. Jadi, segala hal harus dipersiapkan dengan terencana agar satu hari spesial tersebut menjadi berkesan. Terlebih untuk perempuan muslim, yang biasanya akan melakukan effort lebih dalam memilih gaun pengantin. Tidak hanya harus terlihat cantik, wedding dress juga harus nyaman dipakai dan tetap syar’i. Untuk muslimah di Tangerang yang masih bingung dalam mencari gaun pernikahan, berikut empat rekomendasi wedding dress muslim yang bisa dibeli atau disewa!
1. Gaun Pengantin Muslimah Desain Turki Klasik
- instagram: @banuawedding
- opsi gaun: Hanya Sewa
- range harga: mulai dari Rp500.000 / hari
- lokasi: Tangerang Selatan (Puspita Loka, BSD)
Gaun pengantin keluaran Banua Wedding dari series “Turkish Guzel” ini cocok sekali untuk mempelai perempuan yang ingin tampil sederhana namun tetap terlihat elegan. Meski hanya didominasi oleh warna putih, tetapi terdapat pattern daun dan bunga yang menghiasi bagian leher, dada, pinggang, serta lengan, sehingga tetap terkesan cantik. Selain itu, model dress yang berupa a-line dan bagian rok yang jatuh lurus makin memancarkan vibe klasik ala putri kerajaan Turki.
2. Gaun Pengantin Muslimah Desain Feminin dan Mewah
- instagram: @okisetianadewibridal
- opsi gaun: Hanya Beli
- range harga: mulai dari Rp35.000.000
- lokasi: Tangerang Selatan (Pondok Aren)
Siapa yang tidak kenal dengan sosok Oki Setiana Dewi? Tidak hanya aktif sebagai aktris, Mbak Oki juga seorang perancang busana pengantin muslim. Tiga hal yang selalu jadi ciri khas dari semua gaun yang Mbak Oki buat, yaitu feminin, mewah, dan dominasi warna pastel. Wedding dress yang dirancang Mbak Oki banyak dihiasi dengan beragam jenis dan bentuk brokat atau payet-payet di hampir semua bagian gaun. Serta satu lagi yang spesial, yakni mahkota atau semacam tiara yang membuat pengantin muslimah makin anggun.
3. Gaun Pengantin Muslimah Desain Tradisional Modern Syar’i
- instagram: @visnamooni_busana
- opsi gaun: Hanya Sewa
- range harga: pricelist langsung kontak via whatsapp (081291305640)
- lokasi: Tangerang Kota (Ciledug)
Untuk muslimah di Tangerang bagian Kota dan Kabupaten, bisa lihat-lihat koleksi dari Sanggar Visna Mooni. Hampir semua gaun pengantin di sini didominasi dengan model tradisional yang simple dan modern. Kelebihan utama dari wedding dress Visna Mooni adalah banyaknya pattern atau pola manik-manik cantik di hampir semua bagian gaun, jilbab, dan veil. Tambahan tiara mungil yang melingkar di kepala juga membuat pengantin perempuan terlihat elegan. Dan, ada juga tambahan masker yang stylish untuk yang melangsungkan pesta di masa pandemi ini.
4. Gaun Pengantin Muslimah Desain Modest dan Duluxe
- instagram: @neeraalatas_official
- opsi gaun: Hanya Beli
- range harga: mulai dari sekitar Rp3.000.000
- lokasi: Tangerang Selatan (Pondok Aren)
Sepertinya muslimah di Tangerang bagian Selatan cukup beruntung karena lumayan banyak butik busana muslim di sini. Salah satunya adalah Neera Alatas. Semua dress keluaran Neera Alatas ingin menampilkan style yang feminin sekaligus romantis. Salah satunya gaun ber-title “Rosalinda Dress” yang didominasi warna pastel soft purple, bahan wollycrepe yang lentur, sehingga tidak kaku dan fleksibel saat dikenakan. Selain itu, gaun ini juga dikombinasikan dengan brokat cantik serta kain tulle berwarna nude, sehingga makin menambah kesan anggun dan mewah.
Itulah empat rekomendasi gaun pengantin muslimah di Tangerang. Semoga bisa menambah inspirasi untuk membeli atau menyewa busana pernikahan untuk hari spesial nanti. Jika akhirnya harus mengadakan pesta wedding saat pandemi, jangan lupa patuhi protokol kesehatan ya!
5 Inspirasi Resepsi Pernikahan New Normal Sederhana dan Mewah
2021
Mengadakan resepsi pernikahan di masa pandemi tentu harus melakukan banyak penyesuaian. Dalam beberapa hal akan terasa tidak sama seperti pernikahan pada masa sebelum Covid-19. Namun, untuk calon pengantin yang berencana menggelar pesta pernikahan saat new normal seperti sekarang, terdapat lima inspirasi yang bisa diterapkan agar acara pernikahan tetap sederhana, berkesan, sekaligus mewah.
1. Ganti Prasmanan dengan Nasi Kotak dan Pondokan
Sebaiknya tidak ada lagi penyajian makanan untuk para tamu secara prasmanan. Hal ini bertujuan untuk mencegah para undangan berkerumun karena mengantre mengambil makanan. Prasmanan bisa diubah dengan menyediakan nasi kotak yang dibungkus dengan kain tulle yang cantik, kuat, dan tahan lama. Namun, jika ingin tetap menghadirkan makanan di tempat, sediakanlah menu pondokan yang ringan dan sederhana. Salah satunya chocolate fountain yang akan membuat acara resepsi pernikahan terlihat mewah dan menyenangkan.
2. Akad dan Resepsi Digabung
Di masa new normal, sangat disarankan untuk menggabungkan acara akad dan resepsi di hari yang sama. Tidak hanya itu, sebaiknya durasi kegiatan keduanya pun jangan terlalu lama. Selain menghemat waktu persiapan, hal ini juga berguna untuk mencegah kerumunan dan memperkecil penularan dari para tamu undangan yang hadir. Jadi, fokuskan saja semua rangkaian event dalam satu hari.
3. Pelaminan Konsep Rustic
Untuk dekorasi pesta, pengantin bisa menerapkan gaya rustic untuk menata backdrop pelaminan dan keseluruhan tempat acara. Tema rustic akan menghasilkan kesan simple namun tetap romantis, santai, dan natural. Konsep yang didominasi dengan kayu, bebatuan, bunga liar, serta barang-barang handmade dan vintage akan membuat resepsi pernikahan terlihat cantik sekaligus hangat dan dekat. Tidak hanya itu, gaya rustic pun sangat cocok digunakan untuk backround berfoto para pengunjung.
4. Reservasi Tamu Undangan
Ubah tata cara penerimaan tamu dengan cara reservasi. Dengan sistem reservasi, pengantin dan panitia acara bisa mengatur para undangan yang hadir agar tetap patuh pada protokol kesehatan yang wajib dijalankan di saat new normal ini. Tidak hanya menghemat biaya karena menekan jumlah tamu yang datang, cara ini juga berguna karena dapat mengatur pengunjung agar tidak menumpuk di sudut-sudut lokasi pesta.
5. Siaran Langsung di Social Media
Dampak dari dibatasinya jumlah yang hadir, sehingga tidak semua keluaraga dan teman bisa diundang pada hari pernikahan. Untuk mengatasi masalah ini, pengantin bisa melakukan siaran langsung melalui akun media sosial masing-masing. Pihak keluaraga atau panitia bisa merekam rangkaian pesta melalui akun kedua pengantin agar terkesan lebih personal dan intim. Sehingga kerabat dan teman yang tidak bisa hadir tetap bisa mengikuti resepsi secara online. Begitulah lima ide sederhana namun tetap mewah untuk resepsi pernikahan di masa new normal. Semoga bisa menjadi inspirasi di masa pandemi ini. Tetap menerapkan protokol kesehatan, ya!