Persahabatan Karena Allah
Sesungguhnya memuliakan persahabatan termasuk bagian dari agama. Sahabat yang sesungguhnya tidak mencintaimu kecuali karena Allah, dan ia tidak membencimu melainkan karena Allah pula. Karena dasar persahabatan itu adalah “Karena Allah”, terlepas dari segala upaya memanfaatkan harta maupun kedudukanmu. Mereka yang akan senantiasa mendoakanmu dikegelapan malam dan memohonkan ampunan bagimu meskipun engkau tengah berada dibalik tanah.
Ibnu Jarir dan Muhammad bin Nashr al-Maruzi meriwayatkan dari ibnu Abbas ra, bahwa ia berkata;
” Barangsiapa cinta karena Allah dan benci karena Allah, loyal karena Allah dan meusuhi karena Allah: sesungguhnya degan itulah pengayoman Allah akan diterima. Seorang hamba tidak akan merasakan nikmatnya iman, betapapun banyak sholat dan puasanya, sebelum ia demikian. Persaudaraan sesama manusia telah berubah menjadi hanya berdasar kepentingan duniawi, padahal itu tidak akan memberi manfaat kepada pelakunya sedikitpun.” [Hilya al-Auliya’, 1/312]
Semoga Allah menganugrahkan kita persahabatan yang dilandaskan atas cinta dan benci karena-Nya. Mempertemukan kita dengan mereka yang senantiasa menggenggam tangan kita, menuntun hingga tempat peristirahatan akhir yang terindah setelah kerasnya perjuangan di alam yang fana ini.








