Shock, but at the end of this video, you gonna say "so sweet"

if i look back, i am lost
Keni
I'd rather be in outer space 🛸
ojovivo
wallacepolsom

bliss lane

No title available
KIROKAZE
Stranger Things
🪼

Product Placement
RMH
Misplaced Lens Cap
we're not kids anymore.
noise dept.
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
sheepfilms
TVSTRANGERTHINGS

PR's Tumblrdome
todays bird

seen from Malaysia
seen from Colombia
seen from Vietnam

seen from Singapore
seen from Singapore
seen from Bangladesh

seen from United States

seen from United States
seen from India

seen from Spain

seen from China
seen from Bangladesh

seen from Brazil

seen from Türkiye
seen from Brazil

seen from Malaysia

seen from Chile
seen from United States

seen from South Korea

seen from Russia
@grisselselda-blog
Shock, but at the end of this video, you gonna say "so sweet"
Sebuah Lagu Kecil
Aku masih ingat saat pertama kali kita mulai bersama-sama, semuanya diawali dari cerita kecil keluh kesah di dunia baru, dunia perkuliahan yang nyatanya tak seindah yang dibayangkan. Aku memang merasa nyaman bersamanya, kami selalu pergi ke kampus bersama, pulang bersama, berbagi cerita bersama, belajar bersama, dan akhirnya kami memiliki tempat yang pas untuk menjernihkan kembali pikiran disaat kita penat akan dunia kampus.
Es kelapa muda di pinggir jalan, jalan raya yang membentang panjang di kota Bandung ini menjadi pilihan kita, karena tempatnya berhadapan langsung dengan hamparan hijau tanaman padi yang kini sudah jarang untuk ditemui di kota-kota besar, itulah yang menyebabkan kita tertarik dengan tempat tersebut dan hampir mengunjunginya setiap akhir pekan.
***
Kini, tempat itu tak pernah kita kunjungi lagi, memang banyak kenangan ditempat itu bagi kita berdua, tapi aku tak kuasa untuk berada di tempat tersebut. Kejujuran yang membuatku terengah dan tak percaya membuatku tak berani untuk bersamanya lebih dekat. Perasaan yang tak pernah ku pikirkan ternyata muncul dari hati bersih gadis yang selalu bersamaku.
Hal yang membuatku tak sanggup untuk bersamanya yaitu karena aku sadar, bahwa aku tak ingin menyakiti perasaannya lebih sakit dari kenyataan, kenyataan bahwa aku tak bisa membalas perasaannya. Butuh satu tahun lamanya aku bisa kembali berjalan bersamanya sebagai seorang sahabat.
“Dis ga kerasa yah kita udah hampir satu tahun ga berada di tempat ini sama-sama”
“Iya Dan, kangen banget deh, dan untungnya tempat ini masih sama kayak dulu, bedanya sekarang sedikit lebih rame sama pengunjung”, matanya yang berbinar-binar memandangi seluruh hamparan hijau padi yang melambai dan mampu menyegarkan hati dan pikiran.
“Iya Dis, seneng ga bisa ke tempat ini lagi?”
Tak ada jawaban yang keluar dari mulutnya hanya anggukan kecil dan senyum manisnya yang entah mengapa kini terasa ada yang berbeda darinya.
“Kenapa Dis? Kok diem aja”
“Perasaan kamu ke aku masih sama kayak dulu Dan?”
Kini aku yang tak mampu membalas pertanyaannya. Kami pun di dera kesunyian, masing-masing sibuk dengan secangkir es kelapa mudanya.
***
Setelah tiga tahun aku memungkiri perasaanku dan tak membalas perasaannya. Akhirnya aku kalah, kalah dengan kesetiaan yang ia berikan, kalah dengan kepedulian yang selalu ia torehkan kepadaku dan keluargaku, serta aku pun kalah dengan wujud perhatian yang tak pernah habis ia berikan untukku disetiap detiknya.
Kini, aku bisa melihat keceriaan yang bebas dari wajahnya, keceriaan dan kebahagiaan lebih dari biasanya. Alasan utamanya yaitu karena aku miliknya dan dia milikikku. Satu tahun kita bersama-sama menjalani sebagai sepasang kekasih.
Bagiku satu tahun bukanlah waktu yang lama, semua begitu terasa sebentar, kenangan yang indah merupakan sejarah bagi kami, namun sejarah yang kami torehkan belum seperti bintang yang bertaburan indah di langit. Sejarah belum kami tuliskan sepenuhnya dalam buku kehidupan kami berdua, gadis yang selama empat tahun memberikan kesetiaannya untukku telah meninggalkanku. Dia sangat tega pergi dariku untuk selamanya tanpa menyelesaikan sejarah yang kami tuliskan dalam sebuah buku kehidupan kami.
Aku marah, kesal, dan tak terima dengan kenyataan yang ada. Tiga tahun kesetiaannya demi mendapatkan balasanku, hanya terbayar satu tahun bersamaku. Apa sesungguhnya yang ia inginkan? Kenapa ia begitu tega meninggalkanku disaat aku sudah memiliki rasa yang sama dengannya bahkan rasa yang lebih besar yang pernah ia wujudkan untukku.
Percuma memang aku mengeluh akan keadaan, aku takkan pernah bisa merubah takdir yang ada. Nasi takkan pernah kembali menjadi padi yang akan kembali tumbuh. Kini aku hanya bisa membuka kembali lembaran sejarah yang sempat kami torehkan berasama, setiap halaman yang kami tulis merupakan sebuah ketulusan akan cinta yang sesungguhnya, yang hingga kini cinta itu tak dapat kutemukan dari gadis yang lain.
Hari ini tepat hari ulang tahun gadis kecil kesayanganku, itu berarti pula tepat satu bulan kepergiannya dari hidupku. Sebuah kado kecil yang aku siapkan dari beberapa bulan yang lalu tak sempat aku berikan padanya. Sebuah lagu yang ia harapkan dariku yang kini aku hanya bisa memberikan lagu tersebut, dan memainkannya tepat dihadapan pusara gadis kecil kesayanganku. Aku yakin kini ia telah hidup sempurna dan bahagia dengan dunianya. Semoga kamu suka dengan sebuah lagu kecil dariku untukmu gadis kecil ku tersayang, ciuman kecil di nisannya merupakan kado penutup dariku untuknya yang telah damai.
Tidak semua yang saya tulis adalah saya, dan tidak semua yang kamu baca adalah kamu
@dwitasaridwita
Aku Tetap Menanti
Sudah menginjak waktu yang cukup lama setelah Gadis itu berani melangkahkan kakinya dari tempat yang memberikan kenyamanan, kehangatan, dan kebahagiaan baginya. Ia melangkahkan kakinya bertujuan untuk menemukan kenyamanan yang lebih, kehangatan yang lebih, serta kebahagiaan yang lebih dari biasanya.
Gadis itu pun berhasil melangkahkan kakinya, langkah kakinya pun berhasil membawanya ke kejujuran - kejujuran yang kini ia sadari seharusnya tak pernah ia nyatakan sebelumnya- kini kenyataannya tak sesuai harapan yang ia bayangkan dan tak sesuai dengan tujuan awalnya.
Gadis itu kini masih mencari kemana dia harus singgah agar menemukan kenyamanan, kehangatan, dan kebahagiaan yang dulu ia miliki. Gadis itu telah berusaha melangkahkan kakinya 'tuk kembali ke tempat awal dimana ia berada dahulu, namun tempat itu kini telah bertuan dan tak dapat ia singgahi (lagi).
Aku pun sempat bertanya kepadanya "kapan kau akan menuju ke tempat yang lebih indah?".
Dengan senyuman kecil dibibirnya Gadis itu pun menjawab "Aku masih berusaha 'tuk kembali ke persinggahan awalku dulu, aku rela menantinya selama apapun itu"
"Bagaimana jika ada badai datang mengahmpirimu" tanyaku dengan penuh keheranan.
"Aku akan tetap menanti", gadis itu berucap dengan nada yang lembut, terdengar nada keikhlasan dan kesabaran yang sangat dalam darinya.
"Sampai kapan kau sepert ini", jujur ketakutanku kepadanya cukup besar dengan kenyataan yang ada ini.
"Sampai aku bisa kembali kepersingahanku demi kenyamanan, kehangatan, dan kebahagiaan yang lebih atau sama seperti awal, aku pun tak akan pernah lelah untuk tetap menanti"
Akhirnya aku pasrah dan memendam beribu pertanyaan untuknya. Doa yang kini bisa aku panjatkan dan kulakukan untuk membantunya, agar ia mampu beratahan dan lebih bersabar untuk mendapatkan yang terbaik sesuai harapan dan keinginannya. -GP
A CO(U)PLE THINGS I CAN'T SPELL WITHOUT YO(U)
Sudut Taman Sepi
Sudut taman yang sepi, tak menjadi perhatian para remaja yang sedang menikmati indahnya dunia yang dipenuhi gelak tawa bersama semua orang disampingnya.
Bersama Secangkir kopi dingin, gadis itu mengamati keindahan yang dibuat para remaja di tengah bangku taman kampus itu, dari sudut taman yang nyaman.
X: "Hahahaha lo keren banget bro, hebat deh main gitarnya"
Y: "Ah lebay lo biasa aja ini, bahagia banget nih kayaknya lo hari ini"
X: "Iya akhirnya UTS beres makannya gue seneng"
Y: "Gara-gara UTS atau karena cewek cantik yang ada disamping lo bisa nemenin lo hari ini? haha" X: "tau aja lo ... hahaha"
XYZ : *semua tertawa dalam kebahagiaan*
Gadis yang menempati sudut taman, tetap memperhatikan pria yang kini hatinya sudah bertuan dari tempat yang tak begitu jauh. Bibirnya terus melengkung, melahirkan sebuah senyuman kecil melihat pria yang ia kaguminya kini berbahagia.
Tawa yang lepas, bebas, dan tak ada beban sedikitpun dilahirkan oleh pria bertuan tersebut, diikuti dengan senyuman manis gadis manis bersama kopi dinginnya yang mengamati pria tersebut dari jauh, sudut taman yang sepi.
Gadis ini memang menaruh hatinya kepada pria tersebut. Namun waktu, situasi, dan kondisi tak mendukung dirinya. Kejujuran yang amat pahit telah ia ungkapkan, namun itu semua tak mampu mengubah keadaan yang ada menjadi sesuai harapan.
Kini, pria manis itu hatinya sudah bertuan. Tak ada celah sedikitpun bagi gadis manis ini, kecuali tempat yang berarti sebuah persahabatan.
"Melihatmu dari jauh sudah cukup bagiku, asalkan kau selalu bahagia dan selalu ceria seperti yang aku kenal. Walaupun aku berharap, akulah yang berada disampingmu, dan akulah yang membuat gelak tawa kebahagianmu... tapiii itu semua biarkan jadikan sebuah mimpi kecil.
yang terpenting bagiku kau kan selalu bahagia, selamanya"
Mélodies de l'amour. Il a rempli la salle avec le couer ton... (Melodi-melodi cinta itu. Bersama nada ia mengisi hati...)
Brandon for Emily (Mélodie d'amour)
Ada satu hal yang kutahu... Rasa tidak akan enak ketika kau menunggu hal yang tidak pasti dan telah hilang.
Edward (Melodi d'amour)
There is a sacredness in tears. They are not the mark of weakness but of power. They are messenger of overwhelming grief and of unspeakable love
Washington Irving
Harus Bisa!!! Pasti Bisa!!! Keep Fighting and Do The Best!
GP
Manhattan
Silence is beautiful, not awkward. The human tendency to be afraid of something beautiful is awkward.
Elliott Kay (via aesopy)
Typewriter Series #251 by Tyler Knott Gregson
pink
beautiful flower, can i get this one for me?
České Švýcarsko National Park, Czech Republic (by filip.molcan)