[Sungai dan gunung]
Sungai dan gunung ialah dua hal yang tidak mungkin bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Dayak Meratus. Bagaimana tidak keduanya adalah sumber kehidupan utama mahluk dibumi. Disitulah kehidupan dihadirkan dan harapan ditumbuhkan. Bukan hanya untuk manusia, mahluk lain pun memerlukan hal yang sama. . Gakpapa gakpunya rumah mewah, asalkan air berlimpah. Gakpapa juga gak punya setumpuk makanan didalam kulkas, karna alam sudah menyiapkan segalanya. Jadi terkadang merasa lebih aman hidup berdampingan dengan alam, karna tidak akan mungkin kelaparan ataupun menjadi pengemis meskipun sama sekali tidak memiliki uang. . Masyarakat Dayak Meratus menerapkan pola bercocok tanam secara berpindah-pindah, itulah mengapa sebagian besar kehidupannya dekat dengan sungai dan gunung. Karna disitulah apapun yang ditanam akan tumbuh subur. Apakah mereka merusak hutan? tentu tidak justru mereka yang selama ratusan tahun telah merawatnya, sebelum dirusak oleh orang-orang serakah yang ingin menguasainya. . Terutama sungai, karna semua kegiatan mandi, mencuci dan kakus dilakukan disungai. Maka akrab sekali anak-anak disana dengan sungai. Air pegunungan yang dingin dan jernih membuat siapapun betah untuk berlama-lama disana, termasuk saya. Itulah mengapa, mandi disungai menjadi salah satu ritual yang hampir tak pernah saya lewatkan. . Tapi kabar menyedihkan baru saja saya terima. Ada tangan-tangan penuh kuasa yang ingin merusak Bumi Meratus. Kalian tau didalam perut buminya ada emas hitam yang bisa membuat kaya siapa yang berhasil memilikinya. Dengan mengorbankan sungai dan pegunungan pastinga. Aku yakin sih masyarakat tidak akan tinggal diam. Karna alam sudah memberikan segalanya buat mereka, dan mereka akan memberikan segalanya untuk alam. #meratus #loksado #ceritapm #pmxvi #indonesiamengajar https://www.instagram.com/p/B94YLygAoXO/?igshid=tsii3rys6u6t












