Untukmu yang Selalu Kucintai
Kau tak tahu sebanyak apa tangisku malam tadi
Selama gelap memelukku sendiri
Dalam ruang kosong yang tak seorangpun berani hampiri
Bahkan melalui mimpi-mimpi
Kau tak tahu seberapa sesak hari-hari ini
Saat kucoba sulap patah hati menjadi senyum termanis
Tahukah kau, malam tadi
Kuseka tangis dengan tanganku sendiri
Ketika kau bilang harimu sulit, tubuhmu letih
Kutegakan pundak dengan mauku sendiri
Untuk kau pakai sandarkan perih
Sementara aku yang kau tak tahu juga begitu sakit
Begitu rapuh, begitu ringkih
Sementara itu kau tak tahu bagaimana ketika datang lagi segala perih
Saat kau pergi tanpa permisi
Dan datang saat hari-hari mulai menjadi keras kembali
Untukmu yang selalu buatku tak dapat beranjak dari sini,
Untukmu yang pada masa depan ingin kembali kujumpai,
Sepertinya memang aku tak dapat lagi berdiam diri..
Dan untukmu, yang selalu kucintai,
Selamat menjalani hari-hari..
-Yustiazari | Surabaya, 10 Juni 2017