Ayah, aku rindu
Yah... aku rindu
Mungkin memasuki dunia bekerja dan berumah tangga lebih membuatku merindukanmu
Memaksaku sesekali memimpikan duduk di sebelahmu, sembari menuangkan cerita tentang hidup
Mengikis sedikit demi sedikit ragu, hingga saat pulang aku mampu mengepalkan tangan tersenyum bersemangat
Yah... aku rindu
Memasuki malam saat ratuku terlelap, sesekali aku berpikir sedang apa di pusaramu saat ini
Apakah doaku sampai padamu yah?
Diam menatap langit-langit, lalu mata tersepoi udara dingin memaksa menutup menjumpaimu dalam mimpi
Yah... aku rindu
Ingin aku mengajakmu saat pagi mengayuh berdua sepeda kita, kau dengan sepeda merahmu aku dengan orenku
Berkendara mengelilingi jalanan surabaya, sambil membeli beberapa titipan ibu saat pulang
Yah... aku rindu
Ingin ku menghubungimu lewat layar lini masa, sambil melambaikan tangan sedang ibu disampingmu
Mengucap kata rindu, saat pulang harus tertahan
Yah... aku rindu
Entah kenapa setiap mengingatmu ada rintik sendu
Bukan tak rela melepasmu, hanya ingin lebih lama memelukmu
















