Selamat Menyambut Ramadan Al-Mubarak kepada seluruh umat Islam 🌙 #ramadan #ramadhanmodeon #ramadan2018 #ramadan1438H #1stramadhan (at Kuala Lumpur)
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Yemen

seen from United States

seen from Türkiye
seen from Philippines
seen from United Kingdom
seen from China

seen from Brazil

seen from Türkiye
seen from United States
seen from China
seen from Netherlands
seen from Yemen
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from United States
Selamat Menyambut Ramadan Al-Mubarak kepada seluruh umat Islam 🌙 #ramadan #ramadhanmodeon #ramadan2018 #ramadan1438H #1stramadhan (at Kuala Lumpur)
Foto ini udh lama sebenernya saya suka... Dan ternyata bosku @fuadmuhammadhr yg satu ini yg moto... Memang dokum terpaporit.... 🙆👍 @Regranned from @fuadmuhammadhr - #Repost @jawapos (@get_repost) ・・・ Seorang ibu petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan mengisi waktu istirahatnya dengan membaca Alquran di Jalan MT Haryono, Balikpapan Selatan, Kamis (22/6). . Meski harus banting tulang menghidupi keluarga dengan bekerja menyapu jalan, kitab suci Alquran sebagai pedoman hidup tidak dilupakannya. . Bagi umat muslim, bulan Ramadan menjadi momen melipatgandakan pahala. Hayo, ada yang masih alasan sibuk jadi lupa ibadah? . Foto: Fuad Muhammad / Balikpapan Pos . #jawapos #koranjawapos #jawaposfoto #balikpapanpos #ramadan1438h #mudik2017 - #regrann
We know we're ready for a relationship when we want one for what we can give and not just what we can get. #throwback #latepost #breakfasting #ramadan1438h #happiness #fun #besttimes #memories #goodtimes (di Komplek TNI AD - Otista 3)
Alhamdullillah 30 hari Ramadan telah usai, nikmat, berkah, dan pelajaran begitu banyak diterima, Maafkan lisan yang tak jarang sembrono berucap, tak sengaja melukai hati, semoga kembali ke fitrah dan diberi ampunan setulus hati untuk menjadi pibadi yang lebih baik... . . MINAL AIDIN WAL FAIZIN 1438 H, Mohon Maaf Lahir & Batin untuk seluruh keluarga, teman, dan kerabat... . . . . #iedmubarok #idulfitri #fitri #indonesia #jogja #pribadi #memaafkan #kembalifitri #jadilebihbaik #ramadan1438h #instagram #moslem #moment
Siapkan diri, sebelum datang hari dimana mulut terkunci, lalu setiap anggota tubuh menjadi saksi. Karena pada akhirnya kita hanya bergantung pada kita sendiri. Wahai Dzat Yang maha Membolak-balikkan hati, tetapkanlah hati ini di atas agama-Mu, dan bantulah kami dalam mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan memperbaiki ibadah kami. Jangan pernah merasa benar, merasa kuat, dan merasa tinggi. Kita ini hanya hamba yang masih mencari jalan pulang terbaik. Alhamdulillah~ 🙏 #ramadankareem #Ramadan1438H (Page 29/29) (at Markas Besar Kolonel Joko)
Jurnal 5 - Ramadan 1438H di Jepang
Tahun ini sudah kali kedua Ramadan aku lewati jauh dari keluarga. Dibandingkan tahun lalu, rasa sedih karena harus menjalani Ramadan di negeri orang mungkin sudah gak begitu terasa. Ada kalanya beberapa hari Ramadan dilanda kerinduan, apalagi saat mendengar suara imam tarawih di musholla kampus yang syahdu, rasa rindu itu muncul dan lalu diwakilkan oleh air mata.
Ramadan 1438H di Jepang. Ada hal yang sama jika dibandingkan dengan tahun lalu karena tahun ini pun, kami umat Muslim di Jepang berpuasa saat musim panas. Lamanya puasa kurang lebih 16 jam, gak begitu berbeda dengan di Indonesia yang lamanya 13 jam. Hal ini sudah seharusnya disyukuri karena terbayang teman-teman yang berpuasa di Eropa, mereka rata-rata berpuasa 18-20 jam. Tapi, daripada mengeluh lamanya waktu berpuasa, justru ini kesempatan yang baik karena semakin banyak ibadah yang bisa dilakukan, bukan?
Ngomong-ngomong kerinduan, hal yang paling didambakan dari bulan Ramadan adalah sahur dan buka pertama di rumah yang selalu lebih istimewa dari hari-hari berikutnya. Ibu biasanya masak makanan yang lebih spesial, mungkin biar anak-anaknya semangat menjalani ibadah puasa sebulan ke depan. Jadi, di sinipun aku memasak yang spesial: opor ayam dan perkedel kentang di hari pertama puasa. Alhamdulillah. Selain itu, acara sahur di TV juga dikangeni. Karena terbawa kebiasaan menonton TV saat sahur, di sinipun aku menonton TV hanya saja acaranya olahraga, film, atau reality show khas Jepang. Gak ada komedian yang bisa bikin semangat sahur karena guyonannya.
Senin sampai Jumat biasanya ada iftar di musholla kampus. Tiap harinya menunya berbeda sesuai jadwal piket memasak untuk iftar. Inilah nikmat lainnya berpuasa di negeri orang. Kami umat Muslim yang datang dari berbagai negara, Indonesia, Malaysia, Arab, Mesir, Yaman, Sudan, Bangladesh, dan negara lainnya, bergantian memasak untuk iftar. Inilah nikmatnya berpuasa di sini karena kami jadi bisa merasakan masakan khas tiap negara. Indonesia yang biasanya menyediakan nasi kuning, ayam goreng, dan lauk lainnya. Sementara itu, negara-negara Timur Tengah biasanya menyediakan kambing (gulai, iga, dsb), briyani, atau naan yang semuanya mantap jiwa. Sebagai kaum minoritas di sini, bulan Ramadan ini jadi momentum bersilaturahim dan aku sendiri jadi merasa banyak saudara di sini, sekalipun jauh dari keluarga di Indonesia. Setelah iftar, biasanya ada tarawih di musholla. Seperti yang sudah aku sebutkan, suara imamnya syahdu banget dan berhasil menggetarkan hati untuk semakin memperbanyak ibadah di bulan ini.
Tiap weekend biasanya ada pengajian dan buka bersama warga Indonesia di Osaka. Ada tausyiah dari ustadz yang diundang dari Indonesia, makanan khas nusantara yang melimpah ruah karena semua orang berlomba menyediakan iftar untuk orang yang berpuasa, dan tarawih. Berkah Ramadan lagi-lagi dirasakan karena kami bisa menyantap makanan-makanan yang kami dambakan, seperti gulai ayam, sambal goreng teri, tahu bakso, sop buah, pie susu, dll. Alhamdulillah.
Di balik cerianya Ramadan, aku mengalami hal yang cukup menyedihkan. Penelitianku yang sudah kukerjakan selama 1.5 tahun tidak membawa hasil yang bagus, jadi kemungkinan akan diberhentikan. Keputusan ini sehari sebelum progress reportku. Sedihnya bukan main saat itu. Saat ini ada beberapa data yang masih kukonfirmasi jadi keputusan ini belum bulat. Karena belum ada kemajuan, jadi banyak waktu luang. Awalnya aku bosan dan bingung harus berbuat apa di lab sambil mengonfirmasi data itu. Lalu, seperti disadarkan, aku melihat teman-temanku yang hari-hari Ramadannya disibukkan dengan urusan lab dan sekolah sehingga sedikit kesempatan untuk bisa shalat tarawih berjamaah di musholla kampus. Melihat itu, di satu sisi aku sedih karena teman-temanku harus menghabiskan banyak waktunya di urusan duniawi. Di sisi lain, aku bersyukur atas waktu yang Allah SWT berikan sehingga aku bisa lebih khusyuk beribadah. Aku pun jadi lebih banyak introspeksi. Memang, apa yang sudah Allah SWT tetapkan tidak akan pernah salah. Jika memang sudah waktunya penelitianku berhasil, pasti akan ada jalan. Saat ini, Allah SWT memintaku untuk bersabar dan lebih dekat dengan-Nya. Alhamdulillah.
Sekarang Ramadan 1438H akan segera berakhir. Sama seperti Ramadan yang lalu, Ramadan tahun ini terasa cepat berlalu saat ibadah semakin nikmat dirasa. Mungkin dengan begitu semangat beribadah bisa dilanjutkan di luar bulan Ramadan hingga bertemu di Ramadan tahun depan. Terima kasih atas segala karunia yang Kau berikan di Ramadan tahun ini dan semoga Kau meridhoi dan menerima segala amal ibadah yang kami lakukan, aamiin.
Malam lailatul qodr #ramadhan2017 #ramadhan #ramadan1438H #malamlailatulqadr #ramadan (di Perumahan Terra Griya. Jl. Raya Semplak - Bogor Barat.)
Tanpa bicara, aku melihat mata, kau terpercaya. Seperti ini saja aku suka, semoga tidak ada yang merebutmu dari genggaman doa. 🙏 *kalem aja, tau-tau nyebar undangan kan seru 🙈🙉🙊 #sendaltua #ramadankareem #Ramadan1438H