#MerekaTakanPernahTau #ApaYangKuRasakan #SampaiMerekaTauAkanMengalami #RasaYangSama #Hiks https://www.instagram.com/p/CF6boMVnvPT/?igshid=bfo08brzem6x
seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from Ukraine

seen from Denmark

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Germany
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from China
seen from Australia

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from Australia

seen from Australia
#MerekaTakanPernahTau #ApaYangKuRasakan #SampaiMerekaTauAkanMengalami #RasaYangSama #Hiks https://www.instagram.com/p/CF6boMVnvPT/?igshid=bfo08brzem6x
sakinah
ketenangan hati, ketentraman jiwa, dan terbebasnya diri dari keinginan-keinginan yang dilarang, sebab sesuatu yang dilarang akan menimbulkan kegelisahan dan kecemasan.
jalinan perasaan yang diliputi oleh kerinduan yang menenteramkan saat tidak bertemu dan ketenangan yang menyejukkan saat berjumpa.
menumbuhkan kelembutan dan keramahan dalam pergaulan, memunculkan optimisme dan kekuatan jiwa ketika menghadapi masalah.
dikutip dari buku karya M. Fauzil Adhim halaman 178
Kisah Bias: Kisah dan Kasih
Aku memiliki kisah... Ini kisah tentang sepasang kekasih yang kisah cintanya kandas. Pada awalnya, mereka merasa cocok dan memiliki banyak kesamaan. Kisahnya indah, saling mengingatkan, saling memberi semangat, saling berbagi canda dan tawa. Namun mereka tidak bisa saling melengkapi satu sama lain. Terlalu banyak hal yang sama antara si lelaki dan perempuan membuat mereka tidak bisa menyingkirkan ego masing-masing. Terkadang mereka berbenturan, tidak ada ruang kosong yang bisa mereka isi dan lengkapi. Awalnya memang indah, memiliki banyak kesamaan akan membuat hubungan mereka lancar. Mereka akan saling mengerti dengan sifat masing-masing. Tapi ternyata, memahami seseorang tidak semudah itu. Mereka jadi saling menunggu satu dan lainnya untuk memahami. Semakin lama, mereka jadi saling terdiam, tidak banyak bicara. Tidak ada yang ingin memulai pembicaraan. Saat paham dan mengerti dengan sifat pasangannya, mereka memilih diam. Karena memang itu yang mereka mau. Lama-lama mereka berpikir, hubungan dengan banyak keegoisan tidak akan berjalan lancar. Akhirnya mereka memutuskan untuk memilih jalannya masing-masing. Ketika semua kisah dan kasih mereka berakhir. Mereka dipertemukan lagi dalam posisi saling terdiam, saling memahami, dan saling peduli. Lalu dengan kisah rumit ini, mereka menjadi sama-sama mengerti. Hati mereka memang sudah saling terpaut, sehingga akhirnya menjalani lagi semua kisah tanpa kasih. Akan bagaimana akhir dari kisah mereka? Kisahnya tidak dan belum akan berakhir. Inilah yang disebut kisah bias. Kisah tanpa kasih.
Ku Tutup Buku Ini
Setelah sekian lama terbuka, akhirnya aku tutup buku yang berdebu ini pada halaman ke 219. Sama seperti kisah dongeng lainnya, awalnya buku ini memiliki cerita indah dengan berlatar belakang pelangi dan peri. Namun, akhir dari buku ini tidak begitu menarik untuk diangkat menjadi kisah disney yang selalu happy ending. Semakin halamannya dibuka, dibuka, dibuka... buku ini masih terus menceritakan kisah yang menarik, tetapi lama-lama, halamannya ada yang sobek atau tertumpah tinta. Ada beberapa kisah yang terlalu sakit untuk di ceritakan. Ada pula kisah yang terlalu bahagia hingga cukup penulis saja yang menyimpannya. Walaupun akhirnya kisah ini masih bias, masih belum akan berakhir, namun biarkan aku menutup secepatnya. Aku sudah lelah menuliskan kisah yang menyakitkan ini. Buku ini aku tutup. Tidak, tidak akan aku hanyutkan ke sungai atau aku bakar. Namun akan aku simpan di rak, aku kunci rapat-rapat. Mungkin, suatu hari nanti aku harus menulis lagi melanjutkan halaman ke 220 atau sekedar membaca untuk mengenangnya. Terimakasih apabila kamu sudah menyempatkan diri untuk membaca tulisan ini. Iya memang sepertinya tidak ada akhirnya untuk ku menceritakan kamu. Namun sekarang, biarkan aku menyimpan kenangan tentang kamu di dalam kotak lamaku, bersama kenangan lainnya.
Ada malam disaat aku tidak bisa tertidur karena pikiranku terlalu penuh dengan kenangan tentangmu.
—sehingga membuatku enggan untuk bermimpi