Sesal menyapa dengan seringainya. Berbisik dan memekik hingga menyesakkan dada. Mengambang bagai ukiran tak tertanam, serupa fatamorgana yang tampak di ujung pandangan. Lagi-lagi, kau memaki diri. Pun meratapi keputusan hati. Yang katamu, sangat mengganggu. Rentetan damba tak juga terlupa, makian cinta terjerembab kembali pada peraduannya. Melantunkan nada, mendeklarkan irama. Mari akhiri ini, sebagai hukuman mati. Atas rasamu, atas asa-ku. Atas semua hal tentang kita yang dulu, yang sudah tak mungkin lagi merupa rindu. Sintang, 23 Februari 2020. Pict dari google. #coret_coret_iseng #prosa #puisi #putri_ngayal #ratu_halu #cinta #sesal https://www.instagram.com/p/B8-dGtxJljE/?igshid=11gkw40kfh02k










