Di jalan apakah anda menikah? Beberapa hari lalu sudah diposting tentang memperbaiki niat Maka kini kita membahas tentang di jalan apakah anda menikah?? Dalam buku di jalan dakwah aku menikah, Ustadz Cahyadi menuliskan beberapa jalan yang dipilih orang-orang untuk menikah ✓ Jalan yang bersifat tradisional, dimana manusia menikah hanya untuk memenuhi hawa nafsu semata untuk menumpahkan syahwat secara bertanggung jawab kepada pasangan Apakah salah? Tentu tidak. Lebih baik daripada berzina bukan? ✓ Ada jalan #ideologi #materialisme yang menawarkan janji-janji serba materi. Kekayaan, kemegahan, keserbapunyaan material akan menjadi tawaran utama tatkala menapaki jalan ini. Ahh ... Setiap orang punya cara pandang berbeda terkait hal serba materi ini Sesungguhnya Islam tidak mengharamkan materi selama diperoleh dengan cara yang benar. Islam menganggap harta adalah bagian dari perhiasan dunia yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang dan mengoptimalkan kebaikan ✓ Terbentang pula dengan lurus dan amat luas jalan #dakwah. Jalan para nabi dan syuhada. Jalan orang-orang saleh, para ahli surga yang kini telah bercengkrama di taman-tamannya "Katakanlah (Muhammad), Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan yakin, Maha Suci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang musyrik." (QS. Yusuf 12: Ayat 108) Di jalan ini kecenderungan #ruhaniyah amat mendapat perhatian, akan tetapi tidak mengabaikan segi-segi materi. Di jalan ini setan terkalahkan oleh orientasi #Rabbani, dan menuntun prosesnya sejak persiapan diri, pemilihan #jodoh, peminangan, #akad nikah hingga #walimah, dan hidup satu rumah. #day17 #30harichallenge #30dwc #30dwcjilid25 #selfreminder #catatanuntukdirisendiri https://www.instagram.com/p/CEmS6q2F8f0/?igshid=1e8q8o1vd93u8









