Baru aja tes #mbti ehh kayagnya berubah lagi deh 😂
ISFJ (The Nurturer)
The Nurturer, istilah yang cocok mendeskripsikanmu. Kamu punya kecenderungan untuk melihat dunia ini sebagai tempat yang baik dan orang-orang di dalamnya pun baik. Kamu lebih memilih untuk menghargai keharmonisan dan kooperasi antar sesama. Kamu sangat peduli dengan sekitarmu, kamu peka dengan perasaan orang lain dan mampu mengingat dengan baik informasi tentang mereka. Bahkan kamu masih dapat mengingat hal kecil yang sudah terjadi bertahun-tahun lamanya. Hal ini bikin kamu terlihat seperti orang yang hangat, dermawan, dan dapat diandalkan. Seperti halnya dengan kemampuanmu memahami orang lain, kamu juga sangat sadar dan paham dengan perasanmu sendiri. Namun, kamu biasanya lebih memilih untuk menyimpannya sendiri. Kamu juga memiliki perasaan bertanggung jawab yang tinggi. Namun, hal tersebut juga yang membuatmu terkadang kesulitan untuk berkata “tidak” pada orang lain. Kamu juga cenderung masih membutuhkan feedback dari orang lain, terutama feedback yang positif karena feedback yang negatif bisa bikin kamu jadi gak percaya diri. Secara garis besar, kamu adalah orang yang memiliki banyak kelebihan untuk kamu bagikan, terutama yang berkaitan dengan sensitivitasmu pada orang lain dan kemampuanmu untuk membuat segala sesuatu berjalan lancar.
Potensi masalah ISFJ dan solusinya:
Kecenderunganmu untuk merasa bertanggung jawab dan kemampuanmu memahami perasaan orang lain terkadang membuat dirimu sulit mengatakan “tidak” pada orang lain. Akibatnya, terkadang kamu kelelahan sendiri dengan tumpukan “iya” yang harus kau jalani. Dengarkan. Bukan kewajibanmu untuk membahagiakan semua orang 😊
Hidup bahagia sebagai ISFJ:
Kalau lelah jangan dipikul sendiri. Coba sesekali untuk menerima uluran tangan orang lain. Menerima bantuan orang lain bukan berarti kamu kehilangan kontrol pada masalahmu. Tapi, kamu dapat membuat orang-orang di sekitarmu merasa dianggap berharga di dalam hidupmu. Dengan begitu, kamu dapat menuntut orang lain untuk sampai dan melihat sudut pandangmu, bukan membiarkan mereka buta terhadapnya.
Mindfullnes itu bukan hanya bicara tentang meditasi tapi setidaknya ada 3 prinsip : jangan menghakimi, jangan terikat sesuatu, fokus terhadap fakta (baca lengkap mungkin bisa disini), contoh untuk mindfulness yang membebaskan (Contoh sama persis seperti yang diutarakan oleh Mbak Hani psikolog yang jadi tempatku ngeluarin unek-unek), Kamu mau presentasi depan atasan, pas ditanya kamu ga bisa jawab. Nah, mindfullnessnya adalah kamu fokus aja dimoment saat itu yang benar-benar kejadian dimana kamu presentasi terus udah gak bisa jawab lalu kedepannya persiapin lebih baik, permasalahannya otak tuh terlalu menghakimi dan mendramatisir dengan bilang kamu bodoh dst, padahal atasan kamu juga gak bilang demikian (yah kalau atasan bilang demikian ada konsep gak usah terika, dan kamu kudu liat potensimu pasti banyak kok yang bertolak belakang dengan kata bodoh)
Kenapa judulnya SatuPersen. Pertama, aku sudah merasa energi yang tersisa didiriku tinggal satu persen, Kedua, aku mencari pertolongan dengan konsultasi dipsikolog layanan satu persen yang aku temui di media maya, kurang lebih bunyinya “sekarang konsultasi dengan psikolog bukan hal yang tabu tapi perlu”, yang sebelumnya temanku ada sounding layanan konsultasi psikolog di salah satu telemedice (but personally aku gak prefer karena cuman dichat walau sarannya cukup useful kok)
Oh ya konsultasi ke Psikolog tidak disarankan jika kalian tidak merasa perlu, why? karena kalian akan merasa menghabiskan uang atau useless soalnya otak tuh bakal ngerasa “ya gua juga tau, ya gua juga bisa”, soalnya kakakku pernah bilang Psikolog itu sebenarnya kayak cermin, dia terima semua cerita kita kayak cermin yang mantulin bayangan sama persis nah kemudian kita bisa figure out dari pantulannya. Jadi konsultasilah ketika kamu udah hopeless banget atau merasa butuh, kamu akan ngerasa kata-kata dari Psikolog itu helpfull banget, udah kayak kalau mau jatuh ke jurang terus disodori tali, kebayang gak bahagianya.
Layanan ini ku rekomendasikan untuk yang punya waktu cukup terbatas (dimana jamnya bisa milih dan sebenarnya siapapun psikolognya pasti asik semua), yang terlalu malu untuk berkunjung ke klinik/rumah sakit karena psikolog dan psikiater itu kadang suka nyatu dalam poli kesehatan jiwa. Affordable, biayanya justru bisa dibilang lebih murah (kalau untuk kasusku sepertinya hampir sama seperti spesialisi di rumah sakit, tapi kayaknya kalau tatap muka belum tentu ceritanya bisa plong).
Ada dua quote yang berkesan selama sesi konseling “istirahat itu kebutuhan bukan keinginan, kalau kamu gak cari kesempatan, nanti badan yang bakal bikin” sama “ada dua pelari yang mulai lesu nah ternyata yang satu itu masih ada tenaga jadi masih bisa dimotivasi, yang satu lagi itu udah kehabisan oksgien jadi mau diteriakin juga kagak mempan, dia butuhnya mah oksigen, tiap orang punya kondisi masing-masing”
Selanjutnya adalah ceritaku pada saat konseling ntah buat kepo atau buat diambil pelajaran terserah pembaca (buatku ini jadi reminder semacam #NTMS lah), jadi karena ada opsi, kubuat readmore saja :)
Biasanya aku semasa bodoh itu benar-benar berpikir ‘what doesn’t kill you, make you stronger’. Toh bukan sekali dua kali ngerasa stagnan atau suntuk dalam hidup. Yah namanya hidup, kalau di Alquran dibilang di Surat Al Ankabut pas ayat kedua, Allah berfirman, “Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan hanya dengan mengatakan, ‘kami telah beriman’, dan mereka tidak diuji?”
Dulu pas pendidikan 9 tahun wajib capek buat PR, gak masuk rangking 10 besar ternyata semuanya tinggal kenangan rapih dalam bentuk angka diijazah yang mungkin akan dibuka kembali kalau sudah punya anak, itupun masih bisa bilang “liat nilai mama lumayan kan”, ngerasa kuliah salah jurusan ternyata ilmu semester 1 dan 2nya masih kepakai sampai sekarang, dan kemudian kuliah 1 tahun tertunda juga tidak dipertanyakan sekali ditempat kerja, demikian juga saat stuck dinulis skripsi dan tesis akhirnya lulus juga.
Aku mengalami titik buntu, merasa tidak bisa menunjukan peforma terbaik ditempat kerja, tidak menjadi anak berbakti, tidak bisa memberikan kebermanfaatan untuk bersama. Kerjaan gak habis-habis dikantor, pulang dirumah ada kerjaan rumah yang walau sedikit dan sudah dibantu bikin jemu, mau ‘me time’ tak pernah merasa 100% karena selalu terinterupsi hal lain. Tapi alhamdulillahnya aku terlalu penakut jadi pikiran yang selalu ada meski ingin mengakhiri hidup akan berakhir dipikiran saja tidak pernah dieksekusi, cuman sekadar membayangkan “mati kayaknya enak, gak perlu ngapai2in lagi” (dablek udah serasa pahala banyak amat dan gak punya dosa jadi langsung ngelesat kesurga).
Beberapa bulan lalu sempat merasakan hal yang sama kemudian sebagaimana ku tulis diatas aku mencoba salah satu telemedicine yang menyarankan aku untuk berolahraga agar refreshing dan akhirnya aku sempat ambil paket personal trainer yang alhasil emang ga ada waktu buat mikir aneh-aneh karena pulang sesi langsung capek dan tidur hahah. Tapi kemudian ketemu lagi si titik buntu, mencoba ‘me time’ seperti biasa dengan hanya berdiam diri dikamar beraktifitas sesuka hati, walau sudah mengambil waktu lebih biasa tetap tidak terasa bahagia, mencoba belanja, hangout bareng teman, mencoba makan (sampai shock sendiri karena bisa habis ranjungan 1/5 kg dan donat 1/2 lusin seorang diri), dan akhirnya badan meronta dengan diagnosis carpal tunnel sindrom membuatkan merasa butuh bantuan orang ketiga.
Berhubung jadwal praktik psikolog di batam kurang asik, lalu meski kakak sendiri psikolog tapi dia mah kadang suka tegaan terus karena sodara sendiri aku kebanyakan ga manutnya, kemudian dari iklan dan postingan disosial media akhirnya tanpa pikir panjang aku membayar Rp.250.000 dan melakukan pendaftaran di https://satupersen.net/ yang menyediakan layanan konseling dan juga test/worksheet untuk dikerjakan (adikmu ini tau mbake daya tahannya lemah makanya test pauli juga kagak kelar) dan kemudian hasil skor untuk kecemasan adalah 26 atau sangat tinggi.
Tiba memilih jadwal psikolog awalnya mencari semalam mungkin biar bisa voice call dengan senyaman mungkin dan orang tua udah tidur, ada psiokolog yang cocok tapi pas main ke medsosnya kok too young ya, terus ada lagi tapi too old, liat lagi eh baru lulus s2 profesinya, mukanya terlalu kaku(rewel bener yak tapi sebenarnya asli nyari yang nyaman aja sih, layanan voice call juga kagak keliatan mukanya dan sebenarnya semua psikolog di satupersen itu punya testimoni memuaskan). Alhasil rencana awal sambil dijalan pulang fisioterapi terjadwalkan dengan Mbak Hani Kumala jam 20.30.
Kejadiannya ternyata setelah kelar fisioterapi lebih cepat, makan sate padang, pulangnya makan bubur belauk dan mie boncabe, siang sblumnya makan mie boncabe plus nasi (tuhkan aku ngeri sendiri liat nafsu makanku). Aku justru lupa ada jadwal konsultasi sampai ada notifikasi by whatsapp, alhasil aku buru-buru ke kamar dan ambil headset, waktu menunjukkan 20.49 disitu Mbak Haninya masih sabar nunggu karena suara aku noise gitu.
Aku memposisikan diri kayak lagi curhat keteman dan mbaknya dengeri dan bahkan reaksinya asli kayak lagi ghibah sama teman sendiri hahah dari hela nafasnya terus nada ya ampuun (wkwkw dasar manusia seneng kalau ketemu orang yang sependapat). Saran dari beliau untukku (yang sebenarnya pas ku tulis ulang udah tau dan udah banyak juga yang bilang wkwkw tpi ntah kenapa ngena aja : set boundaries dan prioritas, kaki kamu masih jejak ditanahkan kamu bukan malaikan yang bisa nyenengin semua orang, kamu bukan yang maha kuasa bisa melakukan semuanya, istirahatkan diri 100% ketimbang kamu istirahat 50% terus paksa kerja 50% eh kerjaan ambyar mood bahagia juga modar,
Mbak Hani nya baik banget nunggu 10 menit terus kelarnya lebih dari 60 menit, dengan aku minta closing “mbak aku gak malas kan dengan diriku? aku udah melakukan yang terbaik kan”, lalu mbaknya bilang “iya, gak semua orang bisa kayak kamu”(you set your own value, kalau kamu gak bisa nilai dirikamu berharga gimana orang lain gitu kata mbaknya). Mbak Hani bilang : Kamu udah berusaha, gak semua orang bisa kayak kamu, kamu hebat yati, kata-kata seklise itu meski cuman lewat google meet kresek2 tapit terasa hangat dan bisa membuatku nangis di akhir sesi. Dalam hidup ini sepertinya kita memang butuh ditanya apakah baik-baik saja, kita butuh dirangkul bahwa semua baik-baik saja, dan/atau ditepuk pundaknya bahwa yang dilakukan sudah yang terbaik. Setelahnya aku menarik napas sambil berharap semoga aku bisa menjalani hari kedepan dengan sebaik-baiknya. Terima Kasih Mbak Hani, Terima Kasih SatuPersen :)
Halo Sobat Orange . Mungkin selama pandemi lagi gabut atau gak ada yang mau dikerjain.Mungkin beberapa skill ini dapat membantu menambah ilmu kalian #success #successtips #satupersen (di Medan, Indonesia) https://www.instagram.com/p/CSoJNK_H2_y/?utm_medium=tumblr
[KOMUNITAS MENTAL HEALTH RANGERS SATU PERSEN JAKARTA : OPEN RECRUITMENT] Perseners, ada kabar baik nih buat kalian! Komunitas Mental Health Rangers Satu Persen Jakarta lagi open recruitmen buat pengurus baru, lho! Di komunitas ini kita bisa saling berdiskusi, menyalurkan aspirasi dan berbagi cerita mengenai kesehatan mental dan pengembangan diri. Pastinya bisa membantu kamu untuk #HidupSeutuhnya dan terus bertumbuh, setidaknya 1% setiap hari nya! Tunggu apalagi? Yuk langsung daftar di https://bit.ly/OprecSatuPersenJkt atau klik link di bio kita ya! Kita tunggu partisipasinya! #SatuPersen #Psikologi #HidupSeutuhnya #KomunitaSatuPersen #KomunitaSatuPersenJakarta #KerjadiSatuPersen #OprecVolunteer #Openrecruitment #Volunteer #oprec #komunitasindonesia #infoindonesia #komunitas #infokomunitas #opreckomunitas #infomahasiswa #mahasiswa #mabaindonesia infomaba #infoterbaru #infoterkini #oprec2021 #volunteering https://www.instagram.com/p/CRwA_6lj8k7/?utm_medium=tumblr
[CALL FOR PERSENERS KALIMANTAN!] Halo Perseners! Komunitas Satu Persen Kalimantan Barat lagi nyari pengurus komunitas nih! Banyak banget loh posisi yang bisa kamu pilih dan sesuai dengan kamu, bahkan kamu punya kesempatan untuk jadi ketua komunitas! Syarat dan ketentuannya juga gampang banget loh!! Dengan bergabung bersama kami, tentunya kamu akan mendapat banyak benefit dan pengalaman yang mungkin ga bisa kamu dapetin di tempat lain. Di sini kita sering banget melakukan diskusi dan tukar pikiran bersama, saling mendukung satu sama lain, bahkan kita sama-sama mencari solusi untuk memecahkan masalah! Yuk, langsung aja swipe untuk lihat posisi apa yang sesuai sama kamu, syarat dan ketentuannya, serta recruitment timelinenya! Dicatet ya tanggal-tanggal pentingnyaa. Segera daftarkan diri kamu melalui link yang sudah dicantumkan di atas dan di bio, atau kalau kamu masih mau gali-gali informasi lebih lanjut, bisa langsung email tersebut aja ya!! Kami tunggu berkasmu, jangan sampai kelewatan atau kamu akan kehilangan kesempatan beharga ini! #SatuPersen #HidupSeutuhnya #IndonesianLifeSchool #SPHiring #SPVolunteers #Kesehatan #KesehatanMental #MentalHealth #Psikologi #Psikolog #SPKalBar #Belajar #KomunitasSatuPersen #KomunitasSatuPersenKalBar #KalBar #Kalimantan #SatuPerson #Volunteer #VolunteerKalimantan #WorkFromHome #PengembanganDiri #OpenRecruitment #OpenVolunteer #Volunteering #KalimantanVolunteer #VolunteerSatuPersen #VolunteeringKalimantan #Recruitment #RecruitmentSatuPersen #PublicSpeakerVolunteer https://www.instagram.com/p/CRqw5gsDQRs/?utm_medium=tumblr
✨CALLING FOR VOLUNTEERS✨ Halo Perseners! Salah satu hal yang sulit dalam hidup adalah mencintai diri sendiri dan menerima diri kita secara seutuhnya. Kita sibuk membandingkan diri dengan orang lain sehingga sering dari kita merasakan overthinking. Oleh karena itu, penting banget dari kita untuk bisa meningkatkan awareness dan respect terharap diri kita sendiri. Nah, kami komunitas satu persen Jawa Tengah mengajak Perseners untuk mengikuti campaign volunteer "How To Respect My Self" Seru banget dong pastinya😍 Akan banyak benefit yang akan kalian dapatkan Perseners! ✅ E-Certificate ✅ Relasi ✅ Pengalaman ✅ Ilmu ✅ Freee!!! Terbuka untuk UMUM lhooo!! Syarat dan ketentuan 1. Follow instagram @komunitasatupersen.jateng 2. Memiliki akun instagram dan tidak diprivate 3. Repost pamflet ke instastory dan tag @komunitasatupersen.jateng dan 3 temanmu 4. Upload twibbon dan tag @komunitasatupersen.jateng 5. Berkomitmen dan bersedia mengikuti seluruh kegiatan campaign 6. Mengisi link pendafataran di bit.ly/VolunteerSatuPersenJateng Pendaftaran : 19 - 24 Juli 2021 Pelaksanaan campaign : 26 - 28 Juli 2021 Sharing session : 31 Juli 2021 Yuk tunggu apa lagi langsung daftarkan diri kalian🤩 @idnvolunteer @seputar.infoid @relawanhitsid @rumahsarjana.id @event.detect @pointkampus @infovolunteers @info.webinarid #satupersen #mentalhealth #respect #lovemyself #selflove #myself #volunteer #idnvolunteer #campaign #rumahsarjana https://www.instagram.com/p/CRgDyn-Dup4/?utm_medium=tumblr