Tema hari ke 16 ini tentang 'badai'. Agak sulit juga untuk saya bercerita. Bukan karena tidak mengalami, tapi ini rasanya sangat personal sekali. Kadang susah aja buat ungkapinnya. Jadi saya kebanyakan lebih suka mengemukakan yg receh-receh saja. Hmmm badai. Badai bukannya itu yaa kayak misal kita punya barang trus dibadaikan lalu dapet uang. Itu gadaaai!! Hehee maap-maap. Oke serius dikit. Pengen flesbek ke beberapa tahun silam ketika baru pertama kali naik gunung. Saat itu saya baru tau kalau treking semelahkan ituuu. Sambil terus berjalan gontai saya berfikir, ngapain saya di sini?? Enakan juga di rumah rebahan sambil ngedrakor. Pengen nangis rasanya. Apalagi perjalanan tidak semulus bayangan. Ya Allah ini kapan sampainya? Mau pulang ajaaaa, tapi terbang gak mau jalan lagi 😂 Eh tapi ada sisi saya yg lain terus menguatkan. Bisa, pasti bisa. Dikiiit lagi. Di depan sana ada yg bagitu indah dan istimewa. Kalau kata mbak Emi Wong 'no pain no gain'. Ayok pelan-pelan bisa. Batinku terus berbisik seraya merapal doa-doa agar selamat hingga tujuan. Pada saat itu saya hanya berharap, oke ini akan segera berakhir. Perjalanan berat ini akan secepatnya berakhir. Saya akan bersenang-senang di sana. Dan benar saja. Lelah kita terbayar lunas ketika sampai. MasyAllah, indah. Hingga sulit untuk diungkapkan. Kapok? Tentu tidak. Jika ada kesempatan saya ingin kembali naik. Namun entah kapan 🙃🙃🙃 . Pict: senja jakarta sore tadi 18:24😍 . . @30haribercerita #30haribercerita #30hbc21badai #30hbc2116 #senja #senjajakarta (at Jakarta, Indonesia) https://www.instagram.com/p/CKHYrChgBbQ/?igshid=w5bb2sbmh7st