Katamu kita bisa berteman saja kan.
Karena masih ada PR yang harus kau kerjakan dan berjangka.
Tenang tuan, aku pun punya PR yang sama barangkali.
Walau mungkin sepertinya tak seberat dirimu.
Saat status itu bermunculan di hadapanku, aku menatap ulang lalu tersenyum.
Support terus menerus kah?
entah itu akan menjadikanmu semangat atau malah mengusikmu ?
Kau sepertinya tak perlu tahu tentang yang satu ini.
Mendoakanmu, mengistikhorohkanmu sudah menjadi hal yang baik untuk kebaikan kita dimasa depan, walau tak bersama.
Agar tahu akhir yang baik dan barokah seperti apa.
Aku berharap kau tak membaca ini karena sebenarnya ruang ini sepi, sedikit yang benar-benar ku kenal dikehidupan nyata.