seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from United States

seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United Arab Emirates
seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from China
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Germany
seen from Bangladesh
seen from United Arab Emirates
seen from Spain
YO so @ageofzero and I went ham on making a Giant Robo introductory powerpoint because we love GR so much. (I came up with the base and she got all the screenshots and refined everything)
if you were ever confused about this Giant Robo thing she and I talk about, here you go!! hope this helps!! go watch it!!!!
if you care by post-modern connection and acid rain and scars by tega have been on loop all day. these are my current brain worms
I drew my splatoon oc, his name is Tega.
Tadinya aku enggan untuk membuka hati. Tapi melihat perjuanganmu, aku tak tega mengabaikannya.
FAS
BUNGA LAYU
Untukmu, Bunga Layuku. Dalam ruang semu kita membisu. Berdistorsi tentang semua yang sudah lalu. Yang pilu, yang sendu, yang rindu. Waktu terus berlalu ciptakan belenggu, menjalar meradang dalam kalbu. Sukma yang kini meraba ragu-ragu. Raga yang kini melangkah menuju biru. Aku tahu sejak awal kita bersama, semua aksara ini tidak pernah terbaca. Kamu selalu mengacuhkannya. Berpaling muka. Tega. Goresan yang merangkai aksara bagimu hal yang biasa. Tidak ada artinya. Hanya sebatas tinta. Sia-sia? Tidak. Jika kamu enggan membacanya, biarkan dunia yang melakukannya. Biarkan dunia yang membaca, biarkan dunia yang memberi tahu tentang semua yang aku rasa, biarkan mata dunia melihatnya, biarkan telinga dunia mendengarnya, biarkan hidung dunia menciumnya, biarkan mulut dunia berbicara, biarkan kulit dunia merasa. Hari ini, sukma merasa lelah. Terus menguntit tanpa arah. Ego semata menjadi landasannya. Ingin rasanya merebah, menghentikan segala langkah. Membuat resah. Gelisah. Tapi anak laki-laki ini terlalu lemah. Hujan hari ini masih terasa. Dingin menusuk sukma. Sendiri kian menyepi, hanya ditemani beberapa linting ganja. Kamu tiada berita. Entah di mana. Batin menjerit kala mengingatnya. Sekelebat pergi tanpa menginggalkan pesan. Tangis tidak dihiraukan. Tanpa alasan. Tanpa kejelasan. Wahai bunga, layumu membuat anak laki-laki ini gila. Hari ini, cemburu meraja lela. Berjuta curiga dalam dada. Wahai hujan, sampaikan pesan padanya. Gelisah karenanya. Aku menanti hadirnya. Yang hanya bisa disemat dalam kalimat-kalimat puja agama. Hari ini, aku tidak mampu. Bayangmu terlalu merajai kalbu. Membuat sukma terlalu menggebu-gebu. Andai aku dipersilahkan memohon, akan kupinta padamu. Tolong ajari aku melupakanmu, Bunga Layuku.
このころはまだ1日に1枚ではなかったきがする2時の絵