Menerima Kepayahan.
Dalam hidup jika ada banyak hal yang tidak kamu ketahui, tak mengapa. Kamu tidak harus selalu tahu banyak hal di dunia ini. Akan ada beberapa hal yang tetap menjadi rahasia dan sampai habisnya umurpun kamu mungkin tetap tidak mengetahui jua.
Dalam hidup jika ada banyak hal yang tidak bisa kau jangkau, juga tak mengapa. Kamu tidak harus selalu bisa menjangkau banyak hal sekalipun kamu ingin, sekalipun itu sangat dekat denganmu. Beberapa hal di dunia ini tetap pada tempatnya dan memiliki jarak yang tidak bisa dijangkau sekalipun sangat ingin.
Sebab diri kita hanyalah milik Allaah, dan sampai kapanpun akan selalu memiliki keterbatasan yang setiap orang memiliki ranah yang berbeda-beda. Jadi, kala dirimu sudah berupaya dengan baik, sudah memaksimalkan doa sekalipun. Namun tetap jua tidak kau ketahui, tidak bisa kau jangkau, tak apa. Sungguh tak mengapa. Sebab segala sesuatunya memiliki keterbatasan, sebab segala sesuatunya memiliki jarak yang tidak bisa dilewati agar tetap pada tempatnya.
Maka mencukupkan diri untuk tetap merasa tenang dan baik-baik saja dengan melarikan diri kepadaNya. Menyerahkan segala sesuatunya kepada Allaah saja. Agar kita memahami, perihal manisnya rasa menyerah menjadi seorang hamba. Agar kita memahami kita tak memiliki kuasa apapun sekalipun itu kepada diri kita sendiri.
Jika pada akhirnya diri kita memahami hakikat pasrah dan ketetapanNya. Maka semoga Allaah karuniakan ketetapan dan kelapangan hati. Sebab rasa penyerahan diri yang utuh kepadaNya.
Dalam hidup jika ada banyak hal yang membuatmu merasa kesal, tak mengapa. Cukup nikmati saja. Cukup didoakan saja. Agar kembali tenang, agar tak ada gusar. Mari melepaskan beberapa hal dalam hidup ini ya. Agar perasaanmu bisa lebih tenang dalam menjalani serangkaian hidup ini. Agar tidak ada lagi kekhawatiran perihal esok yang tidak tahu seperti apa. Sebab Allaah telah mencukupkan semuanya, sebab Allaah telah menjamin seluruhnya.
Segala puji bagi Allaah yang telah menyempurnakan kebaikan-kebaikan menjadi sempurna. Terimakasih Allaah atas seluruh perasaan ini || 05.33














