Semakin ingin memejamkan mata, semakin jelas bayangmu hadir. Alhasil hilanglah kantuk ini dan anehnya aku tetap menikmati.
seen from Russia
seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States
seen from Sweden
seen from Russia

seen from Switzerland
seen from Poland
seen from United States
seen from Maldives

seen from Lithuania
seen from Switzerland
seen from United Kingdom
seen from China

seen from Australia
seen from United States
seen from Yemen
seen from France
seen from Venezuela

seen from Maldives
Semakin ingin memejamkan mata, semakin jelas bayangmu hadir. Alhasil hilanglah kantuk ini dan anehnya aku tetap menikmati.
Coba perhatikan langit malam ini.. Diantara bertaburannya bintang di langit malam, ada dua hal yang mencuri perhatian; Hanya ada satu bintang dekat sang rembulan yang membuat keduanya tampak sempurna, dan hanya ada kamu yang ada di hati membuat hari yang ku jalani terasa begitu sempurna ~
Malam.
A : “Kamu lebih suka siang atau malam?”
B : “Dua-duanya juga suka, tapi aku lebih suka malam. Kenapa emangnya?”
A : “Ngga, tanya aja. Hehe. Kamu kan lebih suka malam nih, menurut kamu kata apa yang paling ngegambarin langit malam?”
B : “Langit malam? Hhmmm. Gelap. Hahaa.”
A : “Ya ampuuuuun, bocah balita juga tau kaliii.”
B : “Eh tapikan aku belum selesai. Malam itu gelap kalau ga ada kamu, kalau ada kamu malamnya jadi indah ngalahin purnama sama hamparan bintang.”
A : “Aduuuh mati abang dek. Malah digombalin duluan. Hahaha.”
B : “Yaaah jangan mati dong, nanti malamnya aku jadi gelap beneran.”
A : “Maknya jangan banyakin gombal.”
B : “Ya ga apa-apa, kan gombalnya juga cuma sama kamu iyaa kamu bang.”
Tentang malam
Aku ingin menjadi malam Yang bersembunyi di sudut gelap Meski selalu ditinggal lelap Ia tidak pernah lelah berharap
Aku ingin menjadi malam Yang berdiam diri dalam sunyi Dari ramai hingga terngiang sepi Ia tidak pernah lelah menanti
Aku ingin menjadi malam Yang bersabar dalam beku Meski harapannya begitu menderu Ia terus menahan tetap membisu
"Canopus... Capella... Vega..." Untuk kalian para @generasi90an, pasti familiar dengan kalimat diatas. Yup, kalimat diatas berasal dari lagu @Sherinasinna, "Bintang Bintang" dalam film "Petualangan Sherina". Vega yg merupakan bintang kelima paling terang di langit berada di rasi Lyra yg berbentuk Harpa. Di Indonesia sendiri, rasi ini biasa muncul di utara beriringan dengan datangnya musim penghujan. #Astrofotografi #Astrophotography #Astronomi #Astronomy #Konstelasi #Constellation #RasiBintang #Lyra #Vega #Sheliak #Sulafat #SouthernHemisphere #LangitSelatan #Kapella #TentangMalam #Generasi90an #UniverseToday #NatgeoSpace #Indonesia #IndonesiaBagus
#tentangmalam #sajak #puisi #frase #pengantartidur #puisimalam #hanyakita
Tentang Nyata ku dan Mimpi ku..
Aku sempat memberitahunya dulu, tentang mimpi ku.., Entah apa kiranya maksudnya, aku belum sepenuhnya faham saat itu.., Mendapati seutas kain putih panjang membentang, aku di bimbingnya perlahan untuk melipat dengan rapih, dengan teliti, dengan penuh hati-hati.., Tak terlihat berujung, tak nampak ada akhir.., , Pikir ku.., Kisah yang ku bangun dengannya akan seperti mimpi ku, tanpa ujung, tanpa akhir.., Tapi tuhan mengendaki lain.., Kurasa memang ini yang sudah tuhan persiapkan untuk ku.., Tanpa adanya prahara besar, tiba-tiba kisah ku runtuh.., Lagi-lagi alasan primitif menjadi alasan untuk tetap bertahan.., Karena bagi ku, hanya dia yang mampu membawa ku dengan hati-hati sampai sejauh ini.., Akibatnya, waktu pun hanya terbuang sia-sia hanya untuk meratapi diri.., , Selang waktu berlalu.., Aku kembali mendapati hadir mu, seseorang yang sudah sejak lama ikut andil meramaikan hari-hari semasa kecil ku, dulu.. Entah kenapa, serasa seperti kau kembali mengusik ku.., Membuka semua memori indah yang sempat ingin kau bangun dulu.., Sayang, hati menolak, memberontak, tak ingin rasanya ada kisah baru.., Aku tak ingin membuang kisah ku dengan nya dulu hanya karna kehadiran mu.., , Mungkin kau sempat menyerah, enggan untuk tetap lanjut meyakinkan ku.., Hingga bulan baik itu tiba menemui ku dan kamu.., Sekali lagi, kau berusaha meyakinkan ku.., Perihal hati.., Yang dulu sempat kau huni dan ku isi.., Namun percuma, sia-sia saja.., Hati ku pun nyatanya tak berubah.., , Sekali lagi, Tuhan berkehendak memperbaiki ini.., Jika kau dan aku butuh waktu berbulan-bulan, bahkan tahunan untuk merubah hati.., Tidak dengan Sang pemilik hati, Ia hanya perlu sedetik untuk membalik hati ini.., Bahkan lebih cepat dari hitungan detik itu sendiri.., Tuhan dengan segera mengubahnya, membuka sedikit celah, seterusnya harus aku sendiri yang tentukan arah tujuannya.., Mulai menata diri, memantapkan hati, mengubah pilihan dan haluan, membelokkan tujuan.., Dengan berakhir kesimpulan, “ aku memilih mu “ .., , Aku sempat memberitahunya dulu, tentang mimpi ku.., Entah apa kiranya maksudnya, aku belum sepenuhnya faham saat itu.., Hari ini, aku pun akan memberitahu mu tentang mimpi ku.., Tentang apa maksudnya, mungkin aku sedikit mengerti dan tahu.., Melihat sebuah rumah baru, tak nampak mewah, hanya sederhana.., Di beranda sana banyak orang bercengkrama, entah siapa mereka, aku hanya melihat kebahagiaan dari setiap suara yang ada.., Kamu tiba_tiba menemui ku, menghampiri ku yang duduk termangu di halaman rumah.., Menatap setangkai bambu kosong yang bergelantungan di hadapan.., , “ Kau mau ku buatkan sesuatu “, tawar mu.., “ Silahkan “ ijin ku.., “ Tutup mata mu, tunggu sampai aku mengijinkan mu membuka nya “.., “ Sekarang lihat lah..” kau bilang.., Indah, sungguh.., Karena bukan lagi bambu kosong yang nampak di depan ku.., Melainkan sepasang baju baru berwarna kuning keemasan, satu untuk mu dan untuk ku.., Andai bisa ku gambarkan suasana saat itu.., Agar kau tau betapa damainya suasana di rumah itu.., Alangkah eloknya pakaian yang kau buat untu ku.., , Ku harap kau tau, maksud dari semua mimpi ku.., Entah benar atau tidak kesimpulan ku.., Bukan memaksa.., Tak salah bukan jika memang kita mengharap sesuatu yg lebih indah dari sebelumnya..,
Beruntung kita dipertemukan di langit yg sama. Akhirnya kita bisa sama sama, mengagumi indahnya karunia Sang Pencipta... 🌌🌟🌠 📷: @indo_bach #Blurring #astrofotografi #astrophotography #MilkyWay #BimaSakti #Kapella #TentangMalam #UniverseToday #SituCileunca #Pengalengan #BandungSelatan #Bandung #ExploreBandung #JawaBarat #Indonesia #IndonesiaBagus (at Situ Cileunca, Pangalengan)