Judul kali ini sengaja ngambil dari potongan ayat sebuah surah yang ada di Al Quran. Yap! Potongan itu dari Surah Al-Ikhlas ayat kedua yang artinya : Allah tempat meminta segala sesuatu. Benar-benar sudah jelas sekali bahwa hanya kepada-Nya lah kita meminta, baik perihal akhirat dan dunia. Namun, pernahkah kita menyadari bahwa terkadang kita sering merasa ragu dalam meraih sesuatu? Bahkan, kita pun pernah merasa bahwa sesuatu tersebut begitu impossible, bukan?
Tak apa jika hal itu pernah terjadi, kawan. Saya pun pernah merasa demikian sampai suatu kejadian membuat saya memahami kekhilafan saya tersebut. Kejadiannya bermula saat salah seorang teman bercerita bahwa ia tidak diterima menjadi staff di salah satu organisasi bergengsi di tingkat universitas. Kemudian, ia berniat untuk masuk ke dalam sebuah organisasi di tingkat fakultasnya, tapi ia urungkan. Saat ditanya alasannya mengapa, ia menjawab bahwa ia tidak sanggup mewarnai organisasi tersebut dan merubahnya ke arah yang lebih baik. Butuh perjuangan sangat-sangat ekstra dan banyak hal lainnya yang perlu dipertimbangkan mengingat lingkungan yang tidak sejalan dengan visi dan misinya – begitu katanya waktu itu. Kakak tingkat saya yang sedari tadi mendengarkan cerita tersebut kemudian berkata, “Mintalah sesuatu hal yang tidak mungkin kepada Allah. Kenapa? Karena tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak”.
Tahu apa yang terjadi setelah itu? Saya dan teman saya cuma bisa diam sambil senyum-senyum malu. Kita kembali disadari bahwa sebenarnya tugas kita hanyalah berikhtiar, berdoa, dan memasrahkan hasilnya pada Sang Pengatur. Kita tidak perlu cemas, pusing, gelisah, atau mungkin galau dengan apa yang akan terjadi karena sejatinya – sekali lagi – tugas kita sebagai seorang hamba hanyalah berikhtiar, berdoa, dan berserah diri. Toh, perasaan-perasaan itu datang karena ketakutan kita sendiri, bukan?
Di samping itu, jika memang niat kita, ikhtiar kita, dan doa kita benar-benar hanya untuk mengharap ridho-Nya, bagaimana mungkin Allah tidak mengabulkannya? Sebagai pengingat diri sendiri juga, yuk sama-sama kita hapus semua perasaan-perasaan yang kita tumbuhkan dari ketakutan kita, perasaan-perasaan yang mematahkan semangat perjuangan, perasaan-perasaan yang membuat kita jauh dari Sang Khaliq. Dan, jangan ragu lagi pastinya untuk meminta segala sesuatunya – sesuatu yang tidak mungkin. Karena, Allah pun selalu bersama prasangka hamba-Nya.
If it’s meant to be, it will be – anonymous.
Surakarta, 1 Februari 2017