Rajuli Almaseid & Ayah ~ Kamu Ngga Sendirian |Tipe-X cover| [Indonesia 🇮🇩]
More Rajuli

seen from Germany
seen from United States

seen from South Korea

seen from United States
seen from China
seen from China
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Singapore

seen from Australia
seen from Philippines
seen from Bulgaria
seen from Colombia

seen from Colombia
seen from China
seen from China
seen from China

seen from Ireland

seen from Bangladesh
Rajuli Almaseid & Ayah ~ Kamu Ngga Sendirian |Tipe-X cover| [Indonesia 🇮🇩]
More Rajuli
Ternyata semua harus dikejar... dan matahari pun bersinar...
Lirik Lagu Tipe-X
Lirik Lagu Tipe-X
Lirik lagu dari Tipe – X, sebagai lagu pilihan dan koleksi anda , dan silahkan anda nikmati, dan jangan lupa untuk menyanyikannya, ya sebagai obat dalam penat , lagu dari tipe – X ini yang berjudul ” Gak
Tahu Diri ” he he semoga kita mah tahu diri ya ! dan ini hanyalah sebuah lagu , mengingatkan bahwa kita harus selalu tahu diri dalam hal apa pun !
Gak Tahu…
View On WordPress
Dengan Crowdfunding Band TIPE-X Akan Menerbitkan Buku “1999”
Dengan Crowdfunding Band TIPE-X Akan Menerbitkan Buku “1999”
TIPE-X
Portalmusikmalang.com – TIPE-Xband akan menerbitkan sebuah buku berjudul “1999” pada bulan September mendatang. Buku ini menceritakan tentang perjalanan musik TIPE-X selama 20 tahun berkarya di industri musik Indonesia. Perjalanan karir yang panjang dan perjuangan semua anggotanya akan diceritakan dalam buku ini. Bersama dengan ini BAHAYA RECORDS bekerja sama dengan Carincara.com dalam…
View On WordPress
Dengan Crowdfunding Band TIPE-X Akan Menerbitkan Buku “1999”
Dengan Crowdfunding Band TIPE-X Akan Menerbitkan Buku “1999”
TIPE-X Portalmusikmalang.com – TIPE-X band akan menerbitkan sebuah buku berjudul “1999” pada bulan September mendatang. Buku ini menceritakan tentang perjalanan musik TIPE-X selama 20 tahun berkarya di industri musik Indonesia. Perjalanan karir yang panjang dan perjuangan semua anggotanya akan diceritakan dalam buku ini. Bersama dengan ini BAHAYA RECORDS bekerja sama dengan Carincara.com dalam…
View On WordPress
KlikMusik News "Band Beraliran Ska"
Di indonesia sendiri tidak ada catatan kapan dan siapa musisi indonesia yang awalnya memainkan Musik Ska.
Memang sebelumnya sudah ada warna ska di album-album artis indonesia lawas di tahun 1980-an, sejaman dengan era 2tone dan new wave di inggris, seperti lagunya igor tamerlan yang berjudul "enak skaly" dan pemalas.
Dan banya grup band ska bermunculan di indonesia. Seperti dibawah ini.
Tipe-X band dibentuk pada bulan September 1995 (dengan nama Head Master). Formasi awal ketika itu adalah Tresno (vokal), Micky (bass), Yoss (gitar), dan Hendro (Drum). Ketika itu Tipe-X sering membawakan lagu-lagu milik Red Hot Chilli Peppers (RHCP). Kemudian mereka sadar bahwa pada saat pementasan musik yang dibawakan oleh tipe-X terasa kurang "penuh", lalu mereka sepakat untuk menambah seorang gitaris lagi untuk rhytm gitar, yaitu Irul.
Supaya nuansa skanya lebih kerasa mereka pun mulai menambah personel untuk posisi Brass Section yaitu Andi pada Trumpet dan additional player untuk trombone yaitu Billy.
Tipe-X berinisiatif untuk memperkenalkan musik yang mereka mainkan dan juga lagu yang mereka ciptakan secara lebih luas.
Album pertama
Ska Phobia dirilis tahun 1999 dengan single Genit dan Angan dalam album ini terdapat 10 daftar lagu dengan 3 lagu berbahasa Inggris.
Album kedua
Album bertajuk Mereka Tak Pernah Mengerti pada tahun 2001 mereka keluarkan dengan 10 lagu baru. Dengan single "Salam Rindu".
Album ketiga
Dirilis tahun 2003 album bertajuk Super Suprise masih mendapat respon positif oleh para penggemar tipe-X (X-Friends). Kali ini posisi drum digantikan oleh Aditya Pratama alias Adi, mantan penggebuk drum grup Teaser, yang menempati posisi yang ditinggalkan oleh Hendro.
Album keempat
Discography Hitam Putih adalah album keempat Tipe-X yang dirilis 2005. Peluncuran album ini juga merupakan ulang tahun tipe-x ke sepuluh. Album yang masih menyajikan 10 lagu yang mengandalkan lagu Kamu Ngga Sendirian sebagai single pertama..
Album kelima
Album the best dengan judul A Journey mereka rilis pada tahun 2007. Lagu-lagu yang pernah ngetop di tahun 90-an, seperti "Sakit Hati", "Genit", "Salam Rindu", dan "Mawar Hitam" menjadi andalannya. Sisanya, racikan baru termasuk "Kamu Penipu" ciptaan Tresno dijadikan single pertama album ini.
Album keenam
Di Album Festival Perasaan ini ada sesuatu yang baru di tipe-X yaitu, di single yang pertama yang berjudul Ciuman Pertama, Tipe-X featuring seorang penyanyi asal Canada yang bernama Chelssie Baker yang ikut menyanyi duet dalam bahasa Indonesia. Hal ini memperlihatkan bahwa tipe-X selalu update dan inovatif di tengah aliran music yang belakangan ini banyak band yang beraliran melayu pop. Di single pertama ini selain featuring Chelssie Baker di dalam penggarapan albumnya sangat serius sekali dengan melibatkan beberapa musisi pendukung salah satunya Marcell Siahaan (Marcell).
Harapan di Album “Festival Perasaan” ini tipe-X dapat mengobati rasa kangen pecinta musik tanah air terhadap musik ska. Selain itu memberikan pilihan lain kepada masyarakat Indonesia bahwa musik ska dapat dinikmati dan merupakan salah satu genre musik yang masih ada dan eksis di Indonesia dan grup yang sampai sekarang masih eksis adalah tipe-X.
Album ketujuh
Setelah lama vakum dari dunia hiburan, tipe-X kembali hadir dengan mengeluarkan album baru mereka. Dengan lagu andalan Boyband dalam album Seven (2012), tipe-X meneghadirkan musik terbaru mereka. Dengan kombinasi berbagai jenis musik.
Shaggydog
Shaggy dog adalah sebuah band yang terbentuk pada Tanggal 1 Juni 1997 di Sayidan, sebuah kampung yang terletak di pinggir sungai di tengah kota Jogjakarta. Band yang beranggotakan Heru, Richard, Raymond, Bandizt, Lilik dan Yoyo' ini sepakat untuk menyebut musik yang mereka mainkan sebagai “Doggy Stylee”, yaitu perpaduan antara beberapa unsur musik seperti ska, reggae, jazz, swing dan rock. Shaggydog dipengaruhi oleh band-band seperti Cherry Poppin Daddies, Hepcat, Bob Marley, dan Song Beach Dub Allstars.
Perjalanan Karir
Album Shaggydog pertama kali dirilis pada tahun 1999 dengan judul "Shaggydog" dibawah label Doggy House. Pada tahun 2001 album kedua berjudul "Bersama" dirilis.
Masa keemasan Shaggydog dimulai pada tahun 2003, yang dimulai dari pesta tahun baru di UPN Jogjakarta dimana sekitar dua puluh ribu penggemar Shaggydog yang disebut doggies membanjiri UPN. Kemudian dilanjutkan dengan Tour 8 Kota Shaggydog yang berlangsung dari bulan Maret (Semarang, Solo, Tegal, Salatiga, Purwokerto, Pekalongan, Jogjakarta, Magelang), membuat nama Shaggydog semakin melambung.
Lagu-lagu Shaggydog tidak hanya tersebar di Indonesia, tahun 2003 sebuah perusahaan rekaman di Jepang meminta salah satu lagu Shaggydog yang berjudul "Second Girl" untuk ikut kompilasi album "Asian Ska Foundation" yang berisi band-band ska se-Asia. Amat disayangkan album ini hanya beredar di Jepang. Dengan koneksitas manajemen yang bagus Shaggydog juga disertakan dalam berbagai kompilasi band-band yang terdapat di Eropa, yang antara lain adalah kompilasi "Banana Hits" yang dirilis oleh Republik Ceko.
Dimulai dari berbagai kompilasi dengan band luar negeri dan koneksi yang terjalin dengan baik, Shaggydog mulai dikenal di dunia internasional. Hal ini ditandai dengan didapatkannya kontrak dari Festival Mundial Production untuk menjalani tour selama bulan Juni di Belanda. Pada tahun tersebut, Shaggydog tampil kurang lebih empat belas kali di delapan kota di Belanda.
Pada tahun 2006, tepatnya dari bulan Maret hingga April, Shaggydog kembali diundang Festival Mundial Production untuk tour tunggal sebelas kota di Belanda Kemudian pada tahun 2009, tepatnya di akhir bulan Agustus Shaggydog diundang untuk tampil di acara Darwin Festival.
Pada bulan Agustus 2009 Shaggydog merilis album ke lima mereka yang berjudul "Bersinar" dibawah label Fame. Perjalanan panjang dan berbagai hambatan yang telah menyertai karier Shaggydog selama ini telah membulatkan tekad para personel Shaggydog untuk lebih mempertajam taring mereka di industri musik. Dengan kemampuan musikalitas yang semakin berkembang dan berbagai pengalaman tour di Eropa telah menunjukkan kalau Shaggydog tidak hanya bisa diterima oleh penikmat musik di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia.
Diskografi
Shaggydog (1999)
Bersama (2001)
Hot Dogz (2003)
Kembali Berdansa (2006)
Bersinar (2009)
Monkey Boots
Band yang berasal dari Jakarta ini, memiliki base camp di bilangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Mereka biasa memainkan musik dengan genre Rock Steady dan Ska. Berdirinya Monkey Boots berawal dari keinginan sekumpulan anak muda untuk membentuk sebuah band dengan genre musik Ska. Monkey Boots dipilih sebagai nama band dikarenakan menurut Dennny sang vokalis nama tersebut telah melekat pada figur band.
Band yang berdiri pada tahun 2004 ini, memiliki personil Denny, Edwin, Akbar, Adam, Renato, Reonaldo, Hadaru dan Indra. Sebenarnya hanya Handaru dan Edwin yang tersisa dari pendiri Monkey Boots, namun seiring berjalannya waktu bergabunglah beberapa personil yang lain hingga lengkap kembali.
Monkey Boots memiliki jam terbang yang tinggi, seperti sering tampil pada even-even kampus maupun dalam acara-acara scooter. Merekapun menjadi salah satu band yang tampil pada acara Reggae terbesar se-Asia Tenggara yaitu Indonesia Reggae Fest 2011.
Mungkin Sahabat KlikMusik yang penggemar ska ingin menambahkan siapa saja yang menjadi Grup Musik Ska atau mungkin di antara sahabat KlikMusik salah satu fans Grup Musik yang kita sebutkan di atas.
Doc : Berbagai Sumber
Ikuti KlikMusik diwww.twitter.com/klikmusik| www.facebook.com/klikmusik|www.klikmusik.com
KlikMusik News "Musik Ska"
Ska (pengucapan bahasa Inggris: Ska Kreol Jamaika adalah genre musik yang berasal di Jamaika pada akhir 1950-an, dan merupakan pendahulu rocksteady dan reggae. Ska menggabungkan unsur-unsur musik mento dan musik kalipso dari Karibia dengan jazz dan rhytem blues dari Amerak Serikat. Ciri khas musik ini adalah jalur bass berjalan dengan aksentuasi pada ritme upbeat. Pada awal 1960-an, ska adalah genre musik yang dominan di Jamaika dan popular di kalangan para mod di Britania Raya. Musik ini kemudian populer di kalangan skinhead.
Ada berbagai teori yang berbeda-beda menganai asal usul kata ska. Ernest Ranglin mengklaim bahwa istilah ska diciptakan oleh musisi untuk menyebut suara petikan gitar yang digaruk, "skat! skat! skat!" Menurut penjelasan lainnya, dalam sesi rekaman tahun 1959 di bawah produser Coxsone Dodd, pemain dobel bass Cluett Johnson menginstruksikan kepada gitaris Ranglin untuk "memainkannya seperti ska, ska, ska." Meskipun penjelasan ini disangkal sendiri Ranglin yang membantah "Instruksi itu tidak cukup untuk memberi tahu apa yang harus kumainkan!"
Teori lebih lanjut mengatakan ska berasal dari kata skavoovie yang sering diucapkan Cluett Johnson ketika menyambut rekan-rekannya. Jackie Mittoo bersikeras bahwa musisi ska menyebut ritme yang mereka mainkan sebagai Staya Staya, dan Byron Lee adalah tokoh yang memperkenalkan istilah 'ska'.
Alat alat musik Ska yang biasa digunakan antara lain, Gitar, Drum, Bass, Trumpet, Saxophone, Trombone, Clarinet, Piano dan ada juga yang memakai Biola.
Sejarah ska umumnya dibagi menjadi tiga periode: ska asli Jamaika dari tahun 1960-an (gelombang pertama), kebangkitan ska 2 Tone Inggris pada akhir 1970-an (gelombang kedua), dan gerakan ska gelombang ketiga yang dimulai pada 1980-an, dan meraih kepopuleran di Amerika Serikat pada 1990-an.
Pada tahun 1962, saat Jamaika sedang gandrung meniru musik-musik Amerika, Cecil Bustamente Campbell yang kemudian dikenal dengan nama Prince Buster, tahu bahwa sesuatu yang barusangat dibutuhkan pada saat itu.
Ia memiliki seorang gitaris yang bernama Jah Jerry yang kemudian bereksperimen dengan menitikberatkan ketukan afterbeat ketimbang downbeat. Hingga pada saat ini, ketukan afterbeat menjadi esensi dari singkop (penukaran irama) khas Jamaika. Ska pun lahir.
Soundsystem/studio rekaman pun mulai merekam hasi kerja mereka dengan tidak memberikan label pada vinyl (piringan hitam) dengan tujuan agar memeroleh keuntungan di antara para pesaingnya. Jadi, yang lain tidak dapat melihat apa yang dimainkan dan mencuri untuk sondsystem mereka sendiri.
Pada akhirnya, Chrysalis Records membeli 2Tone dari Dammers dengan keputusan menandatangani perjanjian kontrak dengan band-band 2Tone lainnya.
Pada tahun 1985, 2Tone label bubar. Dammers mengalami kebangkrutan terhadap perusahaan Chrysalis. Band-band 2Tone mengalami masa popularitasnya dari tahun1978-1985 walaupun bukan hanya 2Tone yang memainkan musik ska. Di antara band-band lainnya.
Hal tersebut menutup gelombang kedua musik ska. Pada gelombang ketiga, dengan berakhirnya 2Tone dan gelombang kedua, musik ska menjadi sempit, namun tidak menjadi musik yang usang. Lalu, muncul The Toasters (pernah merilis single dibawah nama Not Bob Marley) yang menjadikan tradisi dalam mencampur beat ska dengan unsur-unsur musik lainnya seperti pop, rock dan beat-beat lainnya.
Keberadaan gelombang ketiga musik ska terdiri dari berbagai bentuk dengan mengombinasikan hampir setiap jenis musik yang kira-kira dapat dikawinkan dengan irama ska. Ada beberapa aspek di antaranya yang belum berubah: ska masih menjadi musik kalangan remaja, setiap pertunjukan ska dapat disaksikan oleh segala umur dan tidak terlalu mahal untuk mengakomodasikannya. Di samping itu juga, ska masih membentuk beat yang unik dan harmonis walaupun digabungkan dengan unsur-unsur musik lainnya. Orang-orang pun masih banyak yang menikmatinya.
Style Ska
Style ska itu sendiri terinspirasi oleh walt jabs yang merupakan tokoh kartun atau figur seorang rudeboy yang sangat identik dengan ska, walt jabs memakai jas berwarna hitam, topi pork pai, kacamata hitam, sepatu loafers hitam dengan kaoskaki berwarna putih panjang, dan memakai celana menggantung. style ini identik dengan warna kotak-kotak hitam putih. sebenarnya style dan lambang 2tone (kotak-kotak hitam putih) digunakan pada dekade 2, seiring berjalannya waktu style dan lambang tersebut menjadi ciri khas aliran ska hingga sekarang.
Di indonesia sendiri tidak ada catatan kapan dan siapa musisi indonesia yang awalnya memainkan Musik Ska.
Album ska pertama di indonesia : Band waiting room, tahun 1997, salah satu lagunya "ruang tunggu".
Memang sebelumnya sudah ada warna ska di album-album artis indonesia lawas di tahun 1980-an, sejaman dengan era 2tone dan new wave di inggris, seperti lagunya igor tamerland yang berjudul "enak skaly" dan pemalas.
Dan banya grup band ska bermunculan di indonesia. Seperti "genit" dari tipe-x, disusul Jun Fan Gung Foo "bruce lee", Noin Bullet "bebas", Purpose "Tiger Clan", Shaggydog "kecoak"
Kamu Gak Sendirian - Tipe-x