Gerimis yang kemudian turun malam ini belum pernah sedramatis perjalanan pulang dari surabaya menuju jakarta. Dia di suguhkan oleh hamparan langit biru menuju senja yang terlihat dari kaca jendela, berjalan menyusuri jalan tol transjawa. Sungguh cerahnya langit pada saat itu sama sekali tidak menyiratkan air hujan sore itu, tapi pipinya basah, entah dari mana air itu berasal. Apakah dari lubuk hati yang di abaikan?
Senayan City, 9 Juli 2019














