126.
Menunggumu, apakah keputusan yang tepat?
Waktu berlalu begitu cepat dan hamparan ketidakpastian semakin terbentang luas di hadapan.
Aku takut semakin menjadi takut menghadapi kenyataan. Jalan yang ku kira akan mudah ternyata harus berkelok dan begitu terjal.
Aku masih mau bersamamu, masih ingin memperjuangkanmu. Namun titik kecil bernama ragu dalam benakku semakin berkembang menjadi besar.
Aku bimbang.
Haruskah aku tetap berdiri di tempatku menunggu kedatanganmu atau terus melaju menjemput kepastian di depan sana yang kian hari mengetuk hatiku?
Sudah benarkah pilihanku?
Remang, 17.40 | 11 Februari 2023.














