Proses tidak bisa di beli, hanya bisa di alami. Karya kecil dari diriku untuk teman-teman Club beranda pers Sebagai sebuah kenang-kenangan Untuk dedikasi kalian selama satu tahun ini Sedang dalam proses. Semoga akan selesai pada waktunya 🙏

seen from Türkiye
seen from Türkiye
seen from China
seen from Hong Kong SAR China
seen from Hong Kong SAR China
seen from Türkiye
seen from China
seen from Saudi Arabia
seen from China
seen from Brazil
seen from United States
seen from China
seen from Germany

seen from Russia
seen from China
seen from Türkiye
seen from Russia

seen from United States
seen from Indonesia
seen from United States
Proses tidak bisa di beli, hanya bisa di alami. Karya kecil dari diriku untuk teman-teman Club beranda pers Sebagai sebuah kenang-kenangan Untuk dedikasi kalian selama satu tahun ini Sedang dalam proses. Semoga akan selesai pada waktunya 🙏
Kawan dalam Angan
Tak lagi ku merasa, Semua angan dalam benak ku tlah sirna Angan akan bahagia, senang dan gembira Kini hanya angan belaka Hari-hari yg harusnya ku habiskan dengan bertemu rindu, kini tiada Hari-hari yg harusnya ku isi dengan canda hangat pun musnah Semua hanya angan Angan-anganku sebelum pulang Angan bertemu kawan Angan bernyanyi bersama dalam keheningan malam Semua tinggal lamunan Lamunan akan waktu yg terbuang tanpa ada pertemuan Lamunan malam akan kerinduan dengan kawan Lamunan kesedihan dalam gelap yg tenang Harapku, Semoga kita tetap berkawan Selalu mengisi hari dengan tawa canda Berbagi nasi yg tak seberapa Dengan kenangan yg tak bakal terlupa Harapku, Di sela kesibukan mu Semoga kita bisa berkumpul lagi Dengan berbagi cerita di gelas kopi yg sama Dengan kawan bukan hanya angan Terima Kasih telah mau menjadi kawanku, Pagaralam, 15 Juli 2016.
Engkau telah sengaja menenggelamkan raga dan batinmu pada lautan kenang kemarin. Lautan menggenang, tak berarus yang kau singgahi. Pun telah lama terlelap dalam dunia kisah lalu. Sekitarmu menjadi abu dan berabu.
Bagaimana mungkin kenangan akan menghilang atau memudar dari harimu; buruk di masa lalu, sedangkan kau selalu konstan dengan sisa-sisa bayangnya, tetap menyalakan apinya. Tentu saja bara akan mengikutinya. Andai kau menyiramnya perlahan dengan seember air; rutin, dapat dipastikan bara dan api tersebut akan padam dengan sendirinya. Air. Biarkan ia mengalir tenang, dari tempat tinggi ke tempat rendah, ikuti alurnya.
Ketahuilah, karena rasa tercipta dari perasaan. Perasaan tercipta dari kebiasaan yang dilakukan berkali-kali, tidak peduli hal yang disukai atau pun yang tidak disukai.
Setiap orang punya jalan hidupnya masing-masing Kita tidak akan pernah tau apa dan bagaimana hidup yang akan kita jalani nantinya Semua sudah ditentukan sama yang diatas Yang kita lakukan cuma nerima dan mencoba menjalani semuanya dengan baik Semangat terus dalam meraih impian mu Allah sudah menyediakan tempat yang terbaik buatmu Sekarang, tinggal usaha yang perlu dilakukan untuk meraih semuanya Jadilah actress terbaik dalam scenario nya Allah
Nur Islami Nainggolan-
Ketika kau datang ke kota ini, kau mengirimkan kenangan ke hatiku
Sejak awal kita tahu kita tak kan bisa bersama dan kita masih tertawa Saat kita terpisah aku ingin tahu apakah suatu hari nanti kau akan rindu?
Dari waktu ketika ku kehilanganmu aku ingin tahu apakah kau sudah lupa akan hal-hal konyol yang ku lakukan untuk membuatmu tersenyum
Aku membayangkan kebahagiaan di hatiku jika aku dapat mewujudkan dan memberikannya kepadamu
Aku njaluk ngapuro yen tanganku iki ora cukup ngekep kabeh kekarepanmu
"jangan menyerah" :)
Dua kata ini aku katakan padamu setelah sekitar satu atau mungkin dua bulan kita tidak saling bertemu. Oiya, bukankah kita memang tidak pernah bertemu sebelumnya?. Aku dan Kamu memang mungkin bukanlah unsur yang tepat untuk menjadi kita. Mungkin masing-masing dari kita memang harus bertemu dengan unsur lain agar bisa berikatan kemudian bereaksi membentuk senyawa bernamakan kita.
"maha suci Allah, yang membuatmu terlihat begitu sempurna di mata hatiku" :) . Bisakah aku dan kamu menghapus kesalahan yang dulu? melupakannya dan menggantinya dengan yang baru?. Aku yakin kamu pasti akan mengatakan bahwa yang lalu itu sudah terjadi dan aku atau pun kamu tidak bisa mengubahnya atau mengulangnya barang satu detik. Kamu benar dan aku tahu itu.
Untuk saat ini, aku dan kamu harus bersiap untuk perang dingin kedua. Perang yang seharusnya menjadi perang terakhir di tahun ini. Sesuatu yang seharusnya menjadi awal untuk aku dan kamu agar sedikit kemungkinan untuk membentuk kata kita, setidaknya bertambah barang setitik.
:) #untukteman