Can a Woman Become an Actress in Islam? - Dr Zakir Naik
seen from United Kingdom
seen from Romania
seen from United States
seen from Netherlands

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Netherlands

seen from United Kingdom
seen from Finland

seen from Netherlands

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Italy
Can a Woman Become an Actress in Islam? - Dr Zakir Naik
🚫 The Devil’s Deception Of The RAAFIDAH SHEE’AH & Jamiati Mullahs that call them "Brothers" 🚫 Asghar Ali Mahdi, so called "Ameer" of jamiat alHind says:SHIA-SUNNI BHAI-BHAI HE!!!! "The reality is that the differences between Ahlus-Sunnahand the Raafidah Shee’ah are in the fundamentals of belief and ‘aqeedah. The Rawaafid have idolatrous beliefs that exit them from Islaam. They have in their doctrine Shirk and Kufr that clearly removes a person from the fold of Islaam. Added to this is their severe hatred and enmity for the Muslims upon the Sunnah that leads them to killing the people of Sunnah and taking their wealth and property, as is witnessed throughout history till this day, and written clearly in their source books." ............ "4. Their Belief Regarding The People Of Sunnah. The Raafidee Shi’ee belief teaches that the wealth of the Sunnee is permissible to take and his blood is permissible to spill. It states in their book, Al-Anwaar an-Nu’maaniyyah of al-Jazaa'iree (2/206-207) that the Ahlus-Sunnah are impure unbelievers by the consensus of the Shi’ite scholars, and are more evil than the Jews and Christians.In some other books it states that it is permissible to kill Ahlus-Sunnah - whom they refer to as Naasibees, because of their [false] belief that the Sunnees hate ‘Alee ibn Abee Taalib (may Allaah be pleased with him). They state that Sunnee can be killed by drowning him, or by crushing him under a wall, or by any other secretive means that leaves the Shi’ite killer undetected. These wicked intentions of the Shi’ites are clearly stated in their books, see: Rijaal al-Kashshee, p. 529, Tahdheeb al-Ahkaam, 1/384, Wasaa’il ash-Shee’ah, 6/340."
Refer: The Devil’s Deception Of The RAAFIDAH SHEE’AH (Pg 2&7)shia.bs/dld.cfm?a=ylsqdz Asghar Ali Video calling Shia Rafidah as Brothers:https://www.youtube.com/watch?v=RQQgIhffVf4
Kesan Zakir Naik Terhadap Pesantren Gontor . Alhamdulillah, ini adalah sebuah kebahagiaan dan kehormatan bagi saya dapat diundang ke Universitas Darussalam Gontor. Dan adalah sebuah kebahagiaan, melihat begitu banyak mahasiswa yang mempelajari Islam di sebuah Universitas Islam. Dan kami berdoa kepada Allah SWT, semoga universitas ini dapat bermanfaat bagi Indonesia dan Umat Islam . - Fariq Naik . Universitas Darussalam Gontor saya berdoa kepada Allah SWT, semoga Allah membantu mereka untuk meyebarkan pesan damai, menyebarkan pesan Islam ke seluruh penjuru Indonesia. Sehingga orang-orang semakin dekat dengan Al-Quran . - Zakir Naik . Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=6bOXh_GqUrw . #zakirnaik #zakirnaikvisitindonesia #zakirnaikindonesia https://www.instagram.com/p/B8IpT9FnQRW/?igshid=qdycwnnqyuse
इद से पहले हर मुसलमान को इस विडियो को देखना चाहिए! #eid #muhammad #Allah_Kabir #Allah #islamicquote #islam #hazratmuhammad #zakirnaik #muslim (at India) https://www.instagram.com/p/B0_doawlWR9/?igshid=2yn8sh0p4j0i
‘Ā’ishah (may Allah be pleased with her) “She was a woman who was white and beautiful, وَكَانَتِ امْرَأَةً بَيْضَاءَ جَمِيْلَةً، And therefore she was called “Al-Ḥumayrā” (The Little Reddish One). وَمِنْ ثَمَّ يُقَالُ لَهَا: الحُمَيْرَاءُ، The Prophet ﷺ did not marry any other virgin besides her, وَلَمْ يَتَزَوَّجِ النَّبِيُّ -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- بِكْراً غَيْرَهَا، Nor did he love any other woman as he loved her. وَلاَ أَحَبَّ امْرَأَةً حُبَّهَا، I do not know there to be have been any woman in the nation of Muḥammad ﷺ, وَلاَ أَعْلَمُ فِي أُمَّةِ مُحَمَّدٍ -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- Indeed any woman ever who was more knowledgeable than her.” بَلْ وَلاَ فِي النِّسَاءِ مُطْلَقاً امْرَأَةً أَعْلَمَ مِنْهَا. Imām al-Thahabī, Siyar Aʿlām al-Nubalā 2/140 الذهبي، شمس الدين، سير أعلام النبلاء ط الرسالة ٢/١٤٠ #hadith #Prophet #islam #muslim #Sunnah #muhammed #Makkah #ramadan #tirmizi #Gaza #palestine #burma #Syria #Aleppo #peace #Forgiveness #Repentance #hadithoftheday #drzakirnaik #zakirnaik #bukhari #quranquotes #quran #koran #God #Allah #allahu #women #almighty https://www.instagram.com/p/BojJBAxg34p/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=8xkwoslop6v6
Beginilah Cara Dr Zakir Naik Mendidik Anaknya, Inspirasi Bagi Kita
Banyak yang ingin tahu bagiamana Zakir Naik yang merupakan da’i Islam Internasioanl yang menguasai kitab suci berbagai agama itu dalam mendidik anak-anaknya. Da’i yang ceramahnya selalu dihadiri ribuan bahkan pernah jutaan orang dan menjadi sebab hidayah bagi banyak sekali manusia ini pernah menjawabnya langsung dalam sebuah forum di Malaysia. Dan ternyata anak-anak beliau hafal Al-Quran dan menguasai sabuk hitam beladiri sejak kecil !.
Ada seorang siswi bertanya kepada Dr Zakir Naik tentang bagaimana mendidik anak-anaknya sehingga bisa menjadi penceramah internasional.
“Bagaimana kau membesarkan putrimu menjadi penceramah internasional yang sukses sedangkan wanita dianggap lemah dan rapuh? Terima kasih,” kata seorang siswi Sekolah Permata Insan.
Jawaban Dr Zakir Naik
Yang aku pahami dari pertanyaanmu, “Bagaimana kau membuat putrimu menjadi penceramah sukses sehingga dia bisa berceramah di depan publik?”
Merupakan kewajiban setiap muslim untuk berdakwah. Menurut Surat Al Ashr,
وَالْعَصْرِ . إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ . إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
“Demi masa. Sesungguhnya setiap manusia berada dalam kerugian, kecuali orang yang beriman, mengerjakan amal shalih dan saling menasehati dalam kebenaran derta menasehati dalam kesabaran” (QS. Al Ashr: 1-3)
Minimal ada empat syarat yang diperlukan manusia manapun untuk bisa masuk surga. Yang pertama adalah iman, yang kedua adalah amal shalih, yang ketiga menasehati supaya mentaati kebenaran atau berdakwah, yang keempat menasehati supaya bersabar.
Jadi menurut surat Al Ashr, ada empat syarat yang harus kau penuhi untuk masuk surga. Mungkin kau muslim yang baik, shalat lima waktu, puasa Ramadhan dan berhaji, tapi jika kau tidak melakukan dakwah, kau tidak akan masuk surga.
Jadi setiap muslim harus menjadi dai paruh waktu (part time). Ini wajib.
Lebih jauh Allah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 104.
وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, mereka itulang orang-orang yang beruntung” (QS. Ali Imran: 104)
Di sini Allah berfirman tentang dai penuh waktu (full time). Sebagaimana ada dokter penuh waktu, insinyur, pengacara, pebisnis. Berapa banyak dai penuh waktu yang ada ? Merekalah orang yang beruntung.
Kau tahu aku, aku kuliah kedokteran. Menurutku dokter adalah profesi terbaik di dunia. Tapi setelah bertemu Syaikh Ahmed Deedat, aku menyadari bahwa dai adalah profesi yang lebih baik.
Tentang pertanyaanmu, aku akan menjadikan anak-anakku baik laki-laki maupun perempuan menjadi dai. Sebab itu adalah profesi terbaik. Inilah profesi para Nabi. Dan ketika aku mendirikan sekolah di Bombay, ini adalah edukasi dunia dan akhirat. Ketika anak-anak bergabung dengan sekolah ini, kami memberikan pendidikan untuk dunia dan akhirat.
Ketika anak-anak bergabung dengan sekolah ini pada usia 2,5 tahun, kami mengajari mereka bahasa Inggris dan bahasa Arab di Playgroup. Ketika kelas 5 SD, mereka telah paham Al Quran.
Mereka yang memilih hifz, menjadi hafizh saat kelas 5 SD. Ketika mereka kelas 9 atau 10, mereka bisa menerjemahkan sebagian besar Al Quran.
Kebugaran fisik juga perlu. Ketika kelas 5 atau 6 mereka wajib mendapatkan sabuk hitam bela diri.
Ketiga anakku, masya Allah, semuanya hafal Quran. Mereka pemegang sabuk hitam dalam bela diri. Alhamdulillah.
Mereka hafizh Quran, bisa berbahasa Inggris dan kami mengajari mereka bicara di depan publik sejak usia empat tahun. Jadi sejak balita kami mengajari mereka berbicara di depan audiens. Jadi ketika anak-anak kami usia lima, enam dan tujuh tahun, kau bisa menyaksikan mereka di Peace TV berbicara di hadapan ribuan orang.
#reshare
#ZakirNaik
Agenda safari dakwah Dr. Zakir Naik selama di Indonesia... Insha Allah semoga di mudahkan segala agenda beliau... . . . . . Source : zakirnaikvisit.id #zakirnaik #zakirnaikindonesia #jakarta #bandung #yogyakarta #gontor #bekasi #makassar #instadakwah #agendadakwah #kajianinternasional
Waking Up in a State of Janaabah does not Nullify the Fast - Dr Zakir Naik